Archive for February, 2009

Leukemia Yang Menakutkan02.28.09

Salah satu alasan yang membuat saya tidak suka membahas masalah kanker adalah bahasannya yang panjang sehingga sering membuat saya bosan ngetik dan saya rasa pembaca pun bosan membaca tulisan yang panjang. Berhubung masalah kanker masih menjadi masalah utama kesehatan masyarakat maka saya berusaha menuliskannya dalam bahasan yang lebih singkat namun lengkap. Tanpa panjang lebar lagi, mari kita membahas masalah leukemia.

Apa sih leukemia itu?

Semua tahu kalau leukemia merupakan bagian dari penyakit kanker. Di kalangan masyarakat umum, leukimia juga dikenal dengan nama kanker darah karena memang pada penderita leukemia terjadi keganasan pada sel sel darah.

Semua kanker berasal dari sel yang membentuk darah dan jaringan tubuh lainnya. Pada kondisi normal, sel sel akan tumbuh dan mati sesuai dengan mekanisme yang yang diatur oleh tubuh sehingga sel yang sudah tua akan mati dan digantikan oleh sel yang muda. Pada penderita kanker, proses ini tidak berjalan sebagaimana mestinya yang mana sel yang sudah tua tidak mati namun tumbuh dengan membabi buta. Pada penderita leukemia, proses yang tidak normal ini terjadi pada sel darah.

Pada orang normal, pembentukan sel darah terjadi di sumsum tulang. Proses produksi terjadi sedemikan rupa sehingga jumlah sel yang diproduksi sesuai dengan jumlah sel yang akan mati. Pada penderita leukemia, sumsum tulang memproduksi sel darah putih abnormal (sel leukemia). Jumlah sel leukemia yang diproduksi kian hari kian meningkat sehingga menganggu fungsi darah secara keseluruhan.

Apa saja tipe leukemia?

Leukemia dibagi berdasarkan kecepatan pemburukan penyakit ini, yakni :

  • Leukemia khronis. Proses pemburukan pada leukimia khronis sangat panjang sehingga pada awal terjadinya penyakit, penderita tidak merasakan apa apa.
  • Leukemia akut. Sebaliknya pada leukimia akut, proses pemburukan sangat cepat dan banyak sel abnormal yang ditemukan dalam sirkulasi darah.

Leukemia juga dapat dibedakan berdasarkan jenis sel darah putih yang terkena, apakah limphoid atau myeloid. Pembagian berdasarkan jenis sel darah putih ini adalah :

  • Chronic lymphocytic leukemia.
  • Chronic myeloid leukemia.
  • Acute lymphocytic leukemia.
  • Acute myeloid leukemia.

Apa saja faktor resiko terjadinya leukemia?

Sampai saat ini, belum ada yang mengetahui penyebab pasti dari leukemia. Para ahli hanya menduga beberapa faktor resiko yang memungkinkan seseorang menderita leukemia. Faktor faktor tersebut antara lain :

  • Orang yang terlalu sering terpapar radiasi dalam jumlah besar.
  • Bekerja dengan bahan bahan kimia berbahaya.
  • Pasien yang melaksanakan kemoterapi.
  • Penderita Down Syndrome.
  • Virus (Human T-cel leukimia virus-I).
  • Orang yang menderita myelodisplastic syndrome.

Beberapa tahun yang lalu ada yang menduga paparan gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh beberapa alat elektronik sebagai faktor resiko leukemia namun penelitian terbaru membantah hal tersebut. Pada kenyataannya memang banyak diantara mereka yang masuk ke dalam golongan resiko tinggi tidak menderita leukemia sebaliknya tidak sedikit yang hidupnya bebas resiko malah menderita penyakit yang mematikan ini. Disinilah peranan deteksi dini terhadap kemungkinan menderita leukemia.

Apa saja gejala leukemia?

Seperti sel darah yang lain, sel leukemia mengalir ke seluruh organ tubuh melalui sirkulasi darah. Gejala timbul terggantung banyaknya sel abnormal yang ada atau beredar. Beberapa gejala umum leukemia antara lain :

  • Demam atau berkeringat pada malam hari.
  • Sering menderita infeksi.
  • Merasa lemas dan lelah.
  • Sakit kepala.
  • Mudah mengalami perdarahan (perdarahan gusi, perdarahan di bawah kulit, memar memar).
  • Nyeri pada tulang dan persendian.
  • Bengkak dan tidak nyaman pada perut.
  • Pembengkakan kelenjar limfe terutama pada leher dan ketiak.
  • Penurunan berat badan.

Gejala gejala diatas sifatnya sangat umum artinya bahwa orang yang mengalami gejala tersebut belum tentu menderita leukemia. Beberapa penyakit infeksi dapat menimbulkan gejala serupa. Jadi bila anda mengalami salah satu atau beberapa gejala diatas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Pada stadium awal leukemia khronis, pasien malah tidak mengalami gejala apa apa. Umumnya, leukemia diketahui saat melakukan cek up rutin. Sedangkan pada leukemia akut, gejala timbul sangat cepat dan cenderung parah. Beberapa gejala tambahan pada leukemia akut antara lain, muntah muntah, gelisah, dan kejang kejang.

Bagaimana mengobati leukemia?

Mengobati leukemia membutuhkan kerjasama yang baik antara dokter dan pasien. Pasien berhak tahu apa terjadi pada diri dan penyakitnya. Stress dan tekanan yang timbul setelah mereka didiagnosa leukemia sudah membuat pasien depresi sehingga memerlukan konseling yang baik dari dokter.

Beberapa metode pengobatan leukemia antara lain kemoterapi, terapi biologi, radiasi dan transplantasi sumsum tulang. Pemilihan metode terggantung tipe leukimia yang diderita pasien dan stadium leukemia yang terjadi.

Posted in Info Penyakitwith 71 Comments →

Mengkudu, Anugrah Alam sebagai Obat Tradisional02.25.09

Buah mengkudu sudah sejak lama dimanfaatkan oleh para leluhur bangsa kita sebagai obat. Para peneliti di negara maju berhasil membongkar khasiat dari buah si buruk rupa ini. Mengkudu ternyata mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan. Buahnya berbenjol-benjol dan baunya yang aduhai.. sangat menyengat! Namun buah ini berperan sebagai buah berkhasiat.

Lewat ciptaan-Nya yang satu ini, Tuhan seolah ingin mengajarkan kepada kita untuk tidak terkecoh pada penampilan fisik seseorang, sebelum mengenal betul potensi dan kualitas yang terkandung di dalamnya.

Buah mengkudu mengandung dua belas zat aktif yang berkhasiat pengobatan. Diantaranya adalah yang disebut Anthraguinone dan Scopoletin yang aktif sebagai antimikroba, sehingga penting dalam mengatasi peradangan dan alergi. Komponen aktif yang terkandung dalam buah mengkudu juga berperan dalam meremajakan sel-sel tubuh dan mencegah perkembangan sel kanker.

Disamping itu, sari mengkudu juga membantu tersedianya Xeronine dalam tubuh. Enzim ini sangat dibutuhkan dalam setiap aktifitas metabolisme tubuh manusia. Itulah sebabnya buah ini dapat membantu kerja kelenjar Tiroid dan Timus, sehingga memperkuat sistem kekebalan tubuh serta bermanfaat sebagai Adaptogen, yaitu menyelaraskan kerja sel-sel dalam tubuh manusia. Enzim tersebut terdapat dalam buah mengkudu dalam bentuk senyawa Proxeronine.

Dalam publikasinya yang berjudul “Liquid Island Noni,” Dr. Neil Solomon mendokumentasikan hasil dari studi klinis yang melibatkan 8000 pasien yang telah diberi mengkudu dibawah pengawasan dokter medis.

Dokter-dokter ini memonitor kefektifan dari mengkudu dalam mengobati pada lebih dari 20 masalah kesehatan, dari arthritis sampai kanker. Dalam percobaan tersebut dilaporkan bahwa sebanyak 79% dari pasien mengalami kondisi membaik atau sembuh sebagai hasil setelah mengkonsumsi mengkudu.

Penduduk Jawa Tengah dan Jawa Timur mengenalnya sebagai Pace, sedangkan penduduk Jawa Barat menyebutnya sebagai Cangkudu, dan dalam bahasa Melayu di Indonesia dan Malaysia orang mengenalnya sebagai Mengkudu.

Di Hawaii, buah ini dikenal sebagai Noni, dan tabib setempat memanfaatkannya sebagai obat tradisional yang ampuh, sedangkan di Amerika dikenal sebagai Pain Killer Tree, karena bisa menghalau rasa sakit. Penduduk di Pedesaan pada berbagai tempat di Indonesia juga sudah memanfaatkannya sebagai obat cacing, obat batuk, maupun darah tinggi.

Apabila dikaji lagi, betapa canggihnya leluhur bangsa Indonesia di seluruh pelosok Nusantara yang sudah sejak dahulu memanfaatkan Mengkudu untuk pengobatan diare, cacingan, maupun untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Mereka mengetahui khasiat Mengkudu berdasarkan naluri tanpa meneliti komponennya terlebih dahulu.

Posted in Advertorialwith No Comments →

Internet Sehat Award02.24.09

Akhirnya blog ini mendapatkan sebuah penghargaan diajang Internet Sehat Award dalam kategori Family Blog. Terima kasih atas dukungannya selama ini.

Posted in Ucapanwith 15 Comments →

Memahami Masalah Kesehatan Pada Perempuan02.21.09

Disela sela kehidupannya yang sehat, seorang perempuan sebenarnya mempunyai dua masa kritis akan masalah kesehatan. Kedua masa tersebut adalah saat mereka memasuki usia pubertas dan saat memasuki usia pertengahan. Jarang sekali perempuan yang mampu melewati kedua masa ini dengan lancar atau tanpa hambatan.

Pada masa pubertas, hormon hormon terutama hormon seksual mulai berkembang dengan pesat. Hal ini ditandai dengan perubahan bentuk tubuh yang drastis seperti pembesaran payudara, pertumbuhan rambut di daerah kemaluan dan perubahan cara berpikir. Masalah umumnya timbul akibat dari perubahan pola pikir dan terjadinya gangguan pada produksi hormon seksual.

Apa saja masalah kesehatan yang sering menghinggapi kaum perempuan?

Saat memasuki usia diatas 45 tahun, seorang wanita harus bersiap siap menghadapi perubahan fisik/hormonal tahap kedua. Saat ini tubuh berusaha untuk merespon perubahan yang terjadi sehingga akan menimbulkan gejala fisik yang tidak normal.  Beberapa gejala yang sering timbul antara lain, berdebar debar, nyeri dada, perdarahan atau menstruasi yang tidak normal, sensitif, depresi, gangguan tidur, menurunnya nafsu makan, rasa panas pada kulit, gangguan kesuburan dan lain lain.

Melihat daftar keluhan yang sedemikian panjang, anda tidak perlu takut atau khawatir, umumnya setiap keluhan tersebut dapat diatasi dengan pengobatan yang cepat dan tepat. Pastikan di dalam pikiran bahwa segala keluhan tersebut sangat erat hubungannya dengan masa menopause atau memasuki usia menopause. Saat ini, pengobatan yang umum dilakukan untuk mengatasi problem menopause adalah Hormone Replacement Therapy (HRT).

Metode pengobatannya sendiri adalah dengan menyuntikan sejumlah hormon ke peredaran darah sehingga hormon hormon ini diharapkan mampu menutupi kekurangan hormon yang terjadi pada perempuan menopause.

Selain masalah kesehatan yang saya sebutkan diatas sebenarnya masih banyak masalah kesehatan yang bisa menghinggapi kaum perempuan. Perlu diingat bahwa semakin dini masalah itu diketahui maka semakin cepat dan mudah pula masalah itu dapat diatasi. Sehingga seorang perempuan harus selalu mengkomunikasikan masalah kesehatannya dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terutama pada masa masa kritis yang saya sebutkan diatas.

Posted in Info Penyakitwith 27 Comments →

Untungnya Mengkonsumsi Vitamin B602.19.09

Vitamin B6 atau sering pula disebut dengan pyridoxine merupakan golongan vitamin yang paling beken diantara keluarga besar vitamin B. Vitamin B6 bersama sama dengan niasin, asam folat dan kobalamin berperanan dalam membantu menggerakan beberapa fungsi vital dari tubuh manusia. Meskipun kebutuhan terhadap vitamin ini sangat kecil namun manfaat yang diperoleh sangatlah besar.

Setiap hari kita hanya butuh mengkonsumsi vitamin B6 sebanyak 0,2 mg guna membantu tubuh memproduksi sekitar 60 jenis enzim penting. Vitamin ini tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan karena akan membuatnya menjadi racun bagi tubuh.

Mengapa kita mengkonsumsi vitamin B6?

Tubuh membentuk protein dengan mengubah asam amino yang terdapat dalam makanan. Proses perubahan ini dibantu oleh vitamin B6. Disamping itu, vitamin B6 membantu tubuh membentuk energi dengan membakar cadangan gula yang terselip diantara organ tubuh. Pembentukan hemoglobin dari protein juga dibantu oleh vitamin B6. Sebagaimana kita tahu, hemoglobin merupakan zat yang sangat penting untuk mengedarkan oksigen, enzim dan zat zat makanan ke seluruh organ tubuh.

Makanan yang kaya protein seperti telur, ikan, unggas dan daging juga merupakan sumber makanan yang kaya dengan vitamin B6. Disamping itu, anda juga bisa menjumpai vitamin B6 dalam roti, sereal, dan buah buahan.

Kapan seseorang perlu mengkonsumsi suplemen vitamin B6?

Ada lima hal yang mengharuskan anda mengkonsumsi suplemen vitamin B6, yaitu :

  1. Jika anda menderita asma atau diabetes melitus.
  2. Mereka yang mempunyai masalah dengan jantung.
  3. Membantu pertumbuhan janin dalam kandungan.
  4. Vegetarian harus mengkonsumsi vitamin B6 karena mereka tidak cukup mendapatkannya dari sayur dan buah buahan.
  5. Jika anak anak tidak cukup mengkonsumsi makanan yang kaya akan protein.

Posted in Info Kesehatanwith 20 Comments →

Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati02.18.09

Sampai saat ini antibiotika masih merupakan obat pilihan untuk banyak penyakit. Antibiotika dipercaya telah menyembuhkan jutaan bahkan milyaran orang dari ancaman kematian akibat penyakit. Maka setiap kita sakit dan berobat ke dokter, rasanya kurang sreg bila di resep dokter tersebut tidak tercantum obat antibiotika.

Ternyata kini antibiotika sudah merupakan bagian dari masalah kesehatan. Ribuan orang dan binatang di seluruh dunia telah menjadi korban akibat keganasan bakteri yang resisten terhadap antibiotika.  Bakteri yang memproduksi enzim beta laktamase spektrum luas menjadi kekhawatiran semua pihak. Enzim ini akan membuat bakteri resisten terhadap antibiotika sehingga sangat sulit untuk dibunuh.

Fakta menyebutkan pasien yang terinfeksi oleh bakteri ini meningkat sangat signifikan tiap tahunnya. Data di Amerika menyebutkan tahun lalu saja terjadi peningkatan hampir 50% kasus infeksi oleh bakteri yang resisten terhadap antibiotika.

Melihat kenyataan diatas maka sangatlah baik bila kita tetap dalam keadaan sehat. Mencegah penyakit dan infeksi jauh lebih mudah daripada mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri apalagi bakteri tersebut sudah sangat resisten.

Lalu bagaimana cara kita melindungi diri dari penyakit? Sebagaian besar ahli setuju bahwa mempertahankan berat badan dalam kondisi ideal merupakan salah satu cara untuk memproteksi diri dari penyakit. Bila berat badan anda saat ini sudah mulai berlebihan, mulailah untuk mengubah gaya hidup anda ke arah yang lebih sehat.

Penurunan berat badan rata rata 10 sampai 15% sudah dapat meningkatkan kesehatan dan memperbaiki sistem pertahanan tubuh anda. Penurunan berat badan akan membuat tubuh anda lebih fokus terhadap perjuangan melawan infeksi. Kegemukan akan membuat tubuh lebih banyak berperang melawan kelebihan lemak dan gula pada makanan. Pengurangan lemak terutama difokuskan pada lemak perut sebab lemak ini dipercaya bertanggung jawab terhadap resiko terjadinya penyakit jantung dan kencing manis.

Menjadi gemuk menyebabkan racun racun tersimpan dalam tubuh. Racun ini akan membuat anda merasa loyo, sakit dan pusing. Selanjutnya bila terus dibiarkan, racun ini berpotensi menyebabkan penyakit di kemudian hari. Jadi, bila lemak lemak yang ada di dalam tubuh dikurangi maka racun racun ini akan ikut terkuras sehingga tubuh anda lebih fokus untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Banyak cara untuk dapat menurunkan berat badan. Mulai dari giat berolah raga, selektif dalam memilih makanan dan melakukan kegiatan kegiatan yang dapat membakar lemak anda secara tidak langsung. Ingat, cara cara ini tidak hanya anda lakukan satu atau dua minggu tetapi untuk selamanya.

Dengan menjaga kesehatan anda maka anda akan dapat mengurangi kebutuhan terhadap antibiotika sehingga anda tidak ikut serta dalam memproduksi kuman kuman yang resisten antibiotika selanjutnya. Bagaimanapun, mencegah jauh lebih baik daripada mengobati.

Posted in Tips Kesehatanwith 24 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics