Tinitus - Telinga Berdenging

Kategori Info Penyakit pada 20 Jul 2008

Apakah yang dimaksud dengan tinitus? 

Tinitus merupakan suara berdengging, mendesis atau lainnya yang terdengar pada telinga atau kepala. Suara yang terdengar begitu nyata dan serasa berasal dari dalam telinga atau kepala. Pada sebagian besar kasus, gangguan ini tidak begitu menjadi masalah, namun bila terjadinya makin sering dan berat maka akan menganggu juga. Uniknya suara yang terdengar oleh pasien, tidak akan terdengar oleh orang lain.  

Tinitus bukan merupakan suatu penyakit melainkan sebuah gejala dari suatu penyakit atau kondisi tertentu. Menurut catatan ahli di bidang tinitus di Amerika (data di Indonesia belum ada), hampir 36 juta penduduk Amerika mengalami gejala ini dalam hidupnya. Hanya sebagian kecil dari jumlah itu yang memeriksakan diri ke klinik klinik kesehatan terdekat.

Apakah yang menyebabkan tinitus?

Tinitus dapat berasal dari empat bagian telinga yaitu telinga bagian luar, telinga bagian tengah, telinga bagian dalam dan otak sebagai pusat pendengaran. Pada beberapa kasus, tinitus merupakan sesuatu yang normal alias tidak ada yang perlu di khawatirkan.

Pada keadaan normal, tubuh memang akan mengeluarkan suara suara aneh akibat dari proses yang terjadi di dalam tubuh. Kita tidak awas akan suara ini dikarenakan suara yang terdengar lebih kecil dari suara di luar tubuh. Jika pada suatu kondisi suara di luar tubuh tidak ada maka baru akan terdengar suara yang berasal dari dalam tubuh.

Penyebab lain dari tinitus adalah gangguan keseimbangan cairan dalam telinga, infeksi, atau penyakit yang menyerang tulang tulang pendengaran dan gendang telinga.

Penyebab paling sering dari tinitus abnormal adalah rusaknya ujung saraf pada telinga bagian dalam. Bertambahnya usia merupakan faktor penting dari rusaknya susunan saraf dalam telinga. Akhir akhir ini, suara yang terlampau keras atau bising juga sering menyebabkan terjadinya tinitus disamping akan menganggu fungsi pendengaran secara keseluruhan. Sayangnya, banyak diantara kita tidak terlalu ambil pusing terhadap paparan suara keras yang berasal dari suara musik, senjata api, dan lain lain.

Beberapa obat seperti aspirin dan penyakit telinga bagian tengah juga bisa menyebabkan terjadinya tinitus.

Bagaimana cara mendiagnosa tinitus?

Wawancara mengenai riwayat penyakit sebelumnya, pemeriksaan fisik dan serangkaian tes dapat membantu para dokter dalam menegakan diagnosa tinitus. Data ini akan dapat dipakai oleh dokter untuk menentukan kualitas dan kuantitas dari tinitus. Bila ternyata penyebab tinitus belum diketahui maka pasien tersebut dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan pendengaran atau audiogram. Pola hilangnya fungsi pendengaran dari hasil pemeriksaan audiogram dapat dijadikan pegangan oleh dokter untuk menentukan penyebab tinitus.

Pemeriksaan lain seperti Auditory Brain Stem Response (ABR), CT Scan dan MRI masih sangat jarang dilakukan meskipun pada beberapa kasus dapat membantu menentukan penyebab tinitus. Mungkin karena pertimbangan biaya sehingga pemeriksaan ini tidak rutin dikerjakan.

Bagaimana mengobati tinitus?

Setelah dilakukan pemeriksaan yang teliti, dokter akan dapat menentukan penyebab dari tinitus dan melakukan pengobatan terhadap penyebab itu. Pada beberapa kasus, penyebab tinitus tidak dapat diidentifikasi sehingga tidak mampu untuk diberikan pengobatan yang pas. Keadaan ini memaksa pasien untuk mengalami tinitus sepanjang hidupnya.

Dapatkah tinitus dicegah?

Gunakanlah cotton bud yang ukuran kapasnya sesuai dengan diameter liang telinga anda. Bundelan kapas yang terlalu besar akan mendorong kotoran telinga ke bagian lebih dalam sehingga menempel pada gendang telinga. Keadaan ini akan mendorong terjadinya tinitus. Minumlah obat obatan sesuai dengan dosis yang dianjutkan oleh dokter.

Gunakan penutup telinga atau pelindung telinga bila anda terpaksa berada di lingkungan yang bising.

Dapatkah gejala tinitus dikurangi?

Berikut beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mengurangi gejala tinitus yang saat ini anda rasakan :

  • Hindari tempat tempat yang bising.
  • Kendalikan tekanan darah.
  • Hindari makanan atau minuman yang menstimuli saraf seperti kopi dan rokok.
  • Hindari stress.
  • Cobalah berhenti memikirkan tinitus yang anda derita.
  • Istirahatlah yang cukup.
  • Berolah raga teratur.
  • Hindari mengkonsumsi obat aspirin.

Silakan berdiskusi lebih lanjut disini http://www.medisiana.com/viewtopic.php?p=840#840

Belum ada komentar yang spesial.

Baca Juga :

Trackback URI | RSS Komentar

21 Komentar untuk “ Tinitus - Telinga Berdenging ”

  1. #1 Rafki RS Berkomentar :

    Makasih infonya Pak Dokter.

  2. #2 Achmad Berkomentar :

    Saya juga sering kayak gitu, makasih tipsnya
    Salam kenal dari Achmad (blogachmad.blogspot.com)

    Tulisan terakhir di blog Achmad adalah : Cara agar kode HTML bisa tampil dipostingan

  3. #3 Hedi Berkomentar :

    wah kuping saya kadang (akhir2 ini) suka berderik, rupanya tinitus. Thx infonya, dok.

  4. #4 Anang Berkomentar :

    mitosnya akan ktemu orang kalo telinga bdenging

    Tulisan terakhir di blog Anang adalah : Kembaran

  5. #5 wira Berkomentar :

    termasuk suara perut keroncongan ga dok? hehe

    Tulisan terakhir di blog wira adalah : Stoner, You Lose!!

  6. #6 kuti Berkomentar :

    Info yang sangat menarik. terima kasih pak dokter. kalau telinga berdengung beberapa saat setelah mengemudi mobil, apa itu termasuk tinitus?

  7. #7 penyu Berkomentar :

    waduh saya sering kaya gitu, telinga mendesisT_T, tapi bukan ciri2 terjangkit virus B0N907 ya pak dokter :D

  8. #8 Buku Harian » Tulisan Tentang Telinga Berkomentar :

    [...] Silakan baca tulisan terbaru tentang telinga berdenging disini [...]

  9. #9 manggis Berkomentar :

    Dulu waktu msh kuliah di fkm, ada dosen yg juga dokter, sering ngelayap ke pub n niteclub…masak sih setiap kali mau masuk ke tempat2 itu telinganya disumpal dulu ma alat…(mentang2 dokter ya…? he…he…he…)

    Jadi klo doyan nge-pub-disko, kemungkinan besar bisa kena tinitus kali ya dok…?

  10. #10 trendy Berkomentar :

    kalo bahasa palembang titinus itu bedenging pak dok!
    dan mitosnya kalo lagi bedenging itu tandanya ada yang ngomongin tentang kita!

  11. #11 imcw Berkomentar :

    @ wira : Yap.

    @ kuti : Betul, hal ini terjadi karena gendang telinga sedang menyesuaikan tekanan udara.

    @ manggis : Yap.

  12. #12 syamsu Berkomentar :

    oh.. itu tinitus namanya yah ??
    kalo dikampung saya mitosnya bakal umur panjang dok… :-)

  13. #13 GigiSehatBadanSehat Berkomentar :

    wah..yang namanya mitos emang seru ya….

    Tulisan terakhir di blog GigiSehatBadanSehat adalah : Poles Gigi

  14. #14 imcw Berkomentar :

    @ syamsu : Mitos khan belum tentu benar. :)

    @ GigiSehatBadanSehat : Kalau tidak menjurus ke hal hal negative sih nggak masalah.

  15. #15 yanni prananda Berkomentar :

    saya juga sering mengalami telinga berdering? apa penyebabnya dan berbahayakah? atau ini merupakan adanya suatu tanda penyakit yang mungkin timbul?
    terima kasih

    yanni prananda

  16. #16 imcw Berkomentar :

    @yanni prananda : Kalau memang tidak ada gejala lain saya rasa tidak berbahaya.

  17. #17 rizki Berkomentar :

    maaf pak/Ibu dokter.. kebetulan saya sedang mengalami gejala seperti yang telah dijelaskan diatas… sangat mengganggu… bahkan saya kesulitan untuk tidur karena terganggu dengan bunyi di telinga/ kepala saya tersebut… (bunyi tersebut saya perkirakan karena seringnya menggunakan I-Pod dan EarPhone)
    kebetulan juga saya sudah ke rumah sakit dan telah diberikan obat oleh dokter…

    dokter pula menyarankan untuk jogging pada pagi hari minimal 10 menit…

    namun.. sepertinya belum berpengaruh…

    ada saran?

    terima kasih

  18. #18 imcw Berkomentar :

    @rizki : Sangat sulit menentukan penyebab tinitus sebelum dilakukan pemeriksaan khusus seperti yang saya sebutkan diatas. Sebelum ditemukan penyebabnya maka pengobatan apapun yang diberikan akan sia sia. Coba kontrol kembali ke dokter THT.

  19. #19 dhit Berkomentar :

    obatnya apa dong dok?.. belum ada yaa

    [imcw] Khan sudah saya tulis diatas. Terggantung penyebabnya.

  20. #20 KaiToU KiD Berkomentar :

    thanx infona, om :)

  21. #21 Condro Imantoro Berkomentar :

    :razz: Terimakasih atas infonya dok, sudah beberapa lama, sekira 5 bulanan, telinga saya berdenging. Beberapa waktu yang lalu saya berobat kedokter spesialis telinga, kemudian telingaku dikuras. Rasanya plong tetapi dengingnya makin jelas. Mau ditindak lanjuti ternyata biayanya cukup mahal untuk kantong saya, sehingga dibiarkan dengar denging setiap hari, kalau diingat terasa mengganggu lama2 jadi biasa. Namun ada yang mengganggu saya, suatu hari saya naik pswt Garuda dari Denpasar ke Jkt dan kebetulan dapat pesat jumbo dek tingkat dengan tempat duduk di dek atas. Nyaman, tetapi pada ketinggian tertentu denging ditelinga seperti menusuk gendang dan sakit sekali. sepertinya ada gelombang suara dari pesawat yang membuat telingaku sakit, yang penumpang lain tidak merasakannya. Kondisi ini berlangsung sampai pesawat menurun pada ketinggian tertentu untuk landing. Kira-kira tinitus macem apa ya dok? sebagai tambahan umur sy sekarang lima2 tahun.

Leave a Reply


  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Pencarian Kustom