Goresan Tinta…
Oleh : Rini Agustina
Jika ada yang bilang tangan Tuhan pasti ikut berperan dalam kehidupan seseorang anak manusia, pasti saya akan langsung meng’amininya’. Berawal pada tanggal 10 Mei 2008 saya mengujungi gubuk saudara perempuan saya yang lima tahun belakangan ini di sunting mojang dari Dusun Mojowarno. Tepat di depan rumah saudara perempuan saya ada TK tempat keponakan saya mengais ilmu. Iseng saya ingin melihat-lihat keadaan sekitar mengingat semua yang terlihat adalah hal baru bagi saya. Sungguh tercengang mata saya ketika saya di sambut oleh kondisi Tk yang seharusnya layak untuk di tempati, nyaman untuk di diami mengingat dari sanalah ‘awal’ kita belajar ilmu. Tercekat batin saya, ngilu dan miris hati saya ketika mau tidak mau saya harus membandingkan dengan TK di mana anak saya sekolah di Denpasar, Bali sungguh perbedaan yang hampir tidak mampu di terima oleh akal sehat di jaman yang sudah sangat globalisasi ini. Saya kembali berpikir ada berapa puluh ribu TK dengan kondisi seperti ini di Indonesia. Tidakkah ada ‘tangan2’ luhur yang terketuk hatinya, untuk menyisihkan sedikit dari hartanya untuk mengangkat ‘martabat’ anak-2 kita….
TK. PADU PRAKARSA, yang terletak di Dusun Mojodadi Desa Selorejo, Kecamatan Mojowarno, Jombang – Jawa Timur berdiri sejak th. 2002, Tk Tersebut di kepala’I oleh Ibu Wiji Mariana atau yang lebih akrab di sapa Bu Riana, TK tersebut hanya mempunyai 5 guru termasuk Bu Riana, dengan kondisi kelas seperti itu sekolah tersebut hanya mampu menampung 30 anak dari Tk besar maupun kecil, kantornya pun berada dalam 1 kelas yang sama yang di sekat oleh pembatas didinding ala kadarnya. Ironisnya para pengajar di Tk tersebut hanya bergaji Rp. 50.000/bln, sedang Bu Riana sendiri tidak ‘bergaji’ alias kerja social mengingat SPP yang di tarik dari tiap murid hanya Rp. 9.000/bln yang lebih mengenaskan ternyata para pengajar tersebut adalah para Sarjana Pendidikan. Sungguh pantas jika mereka di juluki Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Di sela-sela obrolan saya dengan Bu Riana, saya sempatkan diri untuk membidikkan kamera ‘amatiran’ saya di seluruh bagian TK. Padu Prakarsa,seraya dalam hati menggumamkan ribuan doa agar terus membumbung jauh ke angkasa hingga sampai kepada Sang Khalik mudah – mudahan masih ada dari sekian ribu lautan manusia di luar sana yang masih mempunyai hati dan tangan –tangan yang mulia sehingga bisa ikut membenahi satu dari ribuan sekolah-sekolah yang masih tertinggal dan terlantar…. ….
Contact Person :
- Rini ( Penulis ) : 0361.8424186 / 08123770882 (agustina.rini@yahoo.com)
- Bu Riana (Kepala Sekolah ) : 0321. 6112701
Alamat TK PADU PRAKARSA :
Dusun Mojodadi Desa Selorejo, Kec. Mojowarno, Jombang, Jawa Timur, Indonesia
Foto Foto (Klik untuk memperbesar)
Belum ada komentar yang spesial.

















19 May 2008 pada jam 0:02
duh, gambar2nya bikin miris. pendidikan kita bener2 ga diperhatikan sama pemerintah. pejabat malah sibuk korupsi.
Tulisan terakhir di blog anton adalah : What If
19 May 2008 pada jam 0:37
salut untuk ibu riana, semoga beliau selalu di lindungi dan diberkahi oleh Tuhan YME serta sukses mengembangkan TK nya.
19 May 2008 pada jam 3:37
coba ntar agh nelpon bu riana, siapa tau ada yg bisa saya bantu.
Tulisan terakhir di blog devari adalah : Blogger juga Manusia
19 May 2008 pada jam 3:39
pak dok, ada no rekening dari bu riana?
thanks
Tulisan terakhir di blog devari adalah : Blogger juga Manusia
19 May 2008 pada jam 10:26
mungkin kita bisa urunan rame-rame untuk membantu mereka dok?
Tulisan terakhir di blog jimmy adalah : Mendapatkan Banyak Entrecard Credit Secara Cepat
19 May 2008 pada jam 11:14
cermin pendidikan di Indonesia…
banyak banget yah sekolah2 yg seperti ini…
Tulisan terakhir di blog Deddy adalah : Kampanye Global Warming, Seperti Apa?
19 May 2008 pada jam 16:48
contoh nyata dari kebobrokan pemerintah dalam hal pendidikan….
sungguh ironis
Tulisan terakhir di blog ick adalah : Habis Manis Sepah Dibuang…
19 May 2008 pada jam 19:41
Wah kecil banget tuh bayarannya. Ya, mungkin itu hanyalah pengabdian. Guru memang pahlawan tanpa tanda jasa.
19 May 2008 pada jam 21:16
wah miris juga melihat ada tk yang kondisinya tidak “layak” seperti itu… moga2 pak sby suka blog walking jadi bisa bacak tulisan ini en memperbaiki tk tersebut…
Tulisan terakhir di blog ghozan adalah : Goodbye Champions League
19 May 2008 pada jam 21:25
@ ghozan : Susah, kebanyakan pejabat kita gaptek.
@ Rosyidi : Yap.
@ ick : Mudah mudahan mereka segera sadar.
@ Deddy : Yap.
@ jimmy : Berikan apa yang kita punya dan mampu kita berikan.
@ devari : Kontak saja langsung yang bersangkutan.
@ Elyas : Yap.
@ anton : Dan bikin kebijakan yang aneh.
19 May 2008 pada jam 22:19
wah…
semoga pemerintah bisa ngeliat kondisi mereka
Tulisan terakhir di blog Okta Sihotang adalah : Idle for a moment !!!
20 May 2008 pada jam 9:49
[...] has not received enough attention from our government. Just like a fellow blogger wrote about a kindergarten in Jombang. The kindergarten has a very minimum facilities and can only accept 30 children. The teacher is [...]
21 May 2008 pada jam 1:30
semoga masih banyak dermawan2 mulia yang masih peduli kepada pendidikan di sana..
salam
21 May 2008 pada jam 13:56
Beribu-ribu sujud syukur saya persembahkan untuk Junjungan hati saya “Alloh SWT”, ternyata mata saya di bukakan dgn sgt ‘lembut’ bhw umatNya msi ada yang di berkahi dan di hidayah’i hati yang selayak mutiara….trima kasih atas sgala komentar dan doanya dari teman-2 smuanya….
21 May 2008 pada jam 15:12
@ Rini : Yap.
@ Totok Sugianto : Yap, jangan terlalu berharap dari pemerintah.
@ Okta Sihotang : Apakah mereka masih peduli?