Satu Lagi Dari Telkom

Pagi ini saya mendapati telepon rumah saya tidak membunyikan nada tunggu saat gagang telepon diangkat. Ritual pengecekan pun segera saya lakukan yaitu dengan menyambungkan pesawat telepon langsung pada kotak IKR yang tertempel di dinding. Nada tunggu masih belum bisa saya dengar. Kesimpulan sementara, kerusakan bukan pada instalasi rumah saya.
Sebagai pelanggan yang baik, saya segera menelepon nomor 147 untuk mengadukan gangguan yang terjadi. Panggilan saya diterima oleh suara seorang CS wanita. Sayangnya saya lupa siapa namanya, mungkin karena terkesima mendengar suaranya yang merdu sehingga saya tidak begitu mendengar saat doi menyebut nama. Karena saya menghubungi 147 menggunakan Telkomsel, jadi saya tidak mau membuang buang waktu, langsung saja saya beberkan masalah yang terjadi.
Sang CS sepertinya mencatat segala keluhan saya, dan memberitahu saya bahwa beliau akan segera menyampaikan ke bagian yang terkait. Setelah mengucapkan kata terima kasih, saya pun menutup telepon.
Sorenya, sepulang dari mengantar istri seminar tentang anak di Grand Bali Beach, saya iseng mengangkat gagang telepon, dan ternyata nada tunggu belum juga nongol. Sekali lagi sebagai pelanggan yang baik, saya segera menelepon ulang ke 147 untuk sekedar mengecek, gangguan apa yang sebenarnya terjadi sehingga memakan waktu yang sedemikan lama untuk memperbaikinya.
Kembali panggilan saya diterima oleh seorang CS perempuan dengan suara yang tidak kalah merdu dengan yang tadi pagi. Sayang sekali, kejadian tadi pagi pun terulang, saya lupa mencatat namanya di memori otak saya.
Ketika saya menanyakan progress dari laporan saya tadi pagi, sang CS menjelaskan bahwa pengecekan oleh teknisi sudah dilakukan dan hasilnya gangguan terjadi akibat putusnya kabel bawah tanah yang memerlukan waktu untuk perbaikan. Saya pun menanyakan waktu itu berapa lama, sang CS dengan sigap menjawab bahwa waktunya bisa berhari hari dan doi tidak bisa memastikan kapan akan tersambung kembali.
Sebagai pelanggan yang baik, saya hanya bisa mengurut dada dan pasrah, beginilah nasib menjadi pelanggan yang baik dari perusahaan telekomunikasi yang bernama Telkom.
Update : Pagi ini telepon rumah saya sudah kembali normal. Sebagai pelanggan yang baik, saya tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih atas semua perbaikan yang dilakukan Telkom.
Belum ada komentar yang spesial.







23 February 2008 pada jam 21:58
selamat anda mendapatkan penghargaan pelanggan terbaik di tahun 2008 :))
sabar ya pak dokter, khan masih ada telpon gsm…
orang sabar di sayang tuhan [-o< amin
Tulisan terakhir di blog ridhocyber adalah : Link Exchanges For Blogger
23 February 2008 pada jam 23:07
Welcome to Indonesia Dok…
Tulisan terakhir di blog Deddy adalah : Blog Kedokteran (Pantas ga?)
23 February 2008 pada jam 23:29
oooohh…. masalah seperti itu…, mmm ……,itu udah biasa tuh saya gak heran lagi.
sabar dok, lagi BEBERAPA HARI!! juga udah kelar…
24 February 2008 pada jam 0:47
sabar ya dok.. yah.. tunggu lah beberapa bulan lagi mungkin baru jalan
sementara pake hape dulu aja ya
Tulisan terakhir di blog jimmy adalah : Bakat-bakat terpendam
24 February 2008 pada jam 1:53
waduh mudah2an telkom segera berbenah ttg pelayanannya
bumn macam gitu memang suka makan hati. terus desak pak cock, bila perlu 5 kali sehari telpun. cari kontak person dan catat, hubungi terus dia.
telkom, ketik c spasi d, capee deee (ada yg bilang begitu)
24 February 2008 pada jam 2:20
Masih pake telkom fixed? Kan dah ada hapeh boz.. hehehhehe
Tulisan terakhir di blog Dexno adalah : Iklan Baris Gratis V2.0
24 February 2008 pada jam 7:13
semoga cepet sembuh telp nya
Tulisan terakhir di blog goyangan adalah : Julie Estelle Stop Film Horor
24 February 2008 pada jam 7:35
untung msh ada HP ya dok,
kita tunggu saja kehancuran Telkom, karena pesaing provider laen sudah semakin kuat dan beragam
Tulisan terakhir di blog aLe adalah : Mo pindah kontrakan bLog aLixwiJaya.Com
24 February 2008 pada jam 9:25
telkom lagi, telkom lagi, apa nggak bisan telkom bikin perkara ama pelanggan? udah mahal nggak becus lagi
24 February 2008 pada jam 16:44
tapi tetap setia kan ama satu2nya penyedia jasa fix phone itu, he2
kita untung, bangsa untung!
mudah2an makin ke kini, makin bagus pelayanannya itu
hanya itu yg bisa kita harapkan, selain dalam hati tentunya menunggu pesaing baru atau regulasi baru yang mengizinkan pesaing baru itu. amin!
Tulisan terakhir di blog rusle adalah : [Sanjak] Rindu Pusara
24 February 2008 pada jam 22:50
pengalaman ku sama telkom sbagian besar buruk semua..
Tulisan terakhir di blog ogi adalah : Klasifikasi Manusia
25 February 2008 pada jam 7:32
Aku kira nada tunggu ringtone kayak HP itu :))
hehehe..
Tulisan terakhir di blog Rosyidi adalah : Apapun yang Terjadi Patut disyukuri
25 February 2008 pada jam 8:56
perasaan mmg selalu begitu
CS-nya ngomong cepet bgt
jd kita gak tau namanya siapa
Tulisan terakhir di blog Luthfi adalah : Live Report Kopdar Forum IPB
25 February 2008 pada jam 12:53
Telkom itu BUMN juga kan Pak Ya?
Tulisan terakhir di blog imsuryawan adalah : Udah lama ga posting - review dulu ah..
25 February 2008 pada jam 17:27
anda memang pelanggan yang baik pak, karena pelanggan yang baik itu pasti akan selalu bilang terima kasih walaupun apapun yg terjadi
Tulisan terakhir di blog Totok Sugianto adalah : Hot Spot Gratis, Mau?
25 February 2008 pada jam 21:42
totalnya berapa hari tuh pak cock untuk satu simple case seperti itu?
25 February 2008 pada jam 23:07
Hehehehe.. orang telkom blogger juga kali bli, jadi baca tulisan sampeyan di sini lalu segera membenahi telpon sampeyan. Enaknya jadi blogger, tulis saja komplain di blog, dibaca oleh banyak orang, gak bayar dan gak capek nunggu lagi…
Tulisan terakhir di blog mk adalah : Tarif promosi seluler mana yang termurah?
26 February 2008 pada jam 11:22
@ ridhocyber : Untunglah saya tidak menggunakan telepon rumah untuk internetan, nah kalo itu terjadi pasti saya emosi.
@ Deddy :
@ paramarta : Ternyata cuma butuh waktu sehari.
@ jimmy : Yap.
@ devari : Syukurlah semua sudah kembali normal.
@ Dexno : Ancang ancang untuk speedy.
@ goyangan : Udah sembuh.
@ aLe : Sayang yang lain tidak ada yang pake kabel.
@ dodot : BUMN gitu loh.
@ rusle : Mereka sudah kadung gede soalnya, jadi yang lain agak susah mengimbangi.
@ ogi : Kira kira ada yang punya pengalaman indah nggak ya?
@ Rosyidi : Nada apa ya namanya? Kalau di Inggris sih namanya Dial Tone, kalo di-Indonesiakan menjadi apa?
@ Luthfi : Mungkin takut ada yang ngajak kencan.
@ imsuryawan : Betul.
@ Totok Sugianto : Huehehehehe.
@ devari : Untungnya cuma sehari, huehehehe
@ mk : Huehehehe…Makanya jangan macam macam ama blogger.
26 February 2008 pada jam 13:52
wahh untunglah mas sudah normal…
aku sampe ga pake Telkom untuk telpon rumah sekarang
Tulisan terakhir di blog verlita adalah : Cinta ½ ½
26 February 2008 pada jam 15:13
tut tut tut… agh ternyata sudah bener…
btw mending diganti aja nadanya.. sekarang khan banyak tuh provider content yang nyediain ringbacktone… hihii..
Tulisan terakhir di blog waterbomm adalah : 25 Februari 2008
27 February 2008 pada jam 10:52
@ verlita : Mengapa begitu?
@ waterbomm : Betul.
27 February 2008 pada jam 23:29
telkom gitu…
saya kmaren spidi sempet gak konek, sudah lapor ke CS ternyata seminggu baru teknisi dateng, gila
28 February 2008 pada jam 22:59
jadi ingat ada pegawai telkom kerumah, dan bertanya masih pake telpon kabel ????
hahahah pegawai telkomnya aja bertanya gitu
Tulisan terakhir di blog hendriadi adalah : Lezatnya Lotek Cihapit