Archive for February, 2008

Susu Formula Itu Kini Bermasalah02.28.08

2297467941 72f43cfaee

Bagi mereka yang suka menonton televisi khususnya program berita tentu tahu berita apa yang paling sering muncul belakangan ini. Disamping berita tentang perdebatan (lagi) di parlemen tentang RUU Pemilu, juga berita tentang susu formula yang mengandung kuman berbahaya.

Adalah IPB (Institut Pertanian Bogor) beberapa hari yang lalu mengumumkan sebuah hasil penelitian yang mereka lakukan tentang terjadinya kontaminasi kuman Enterobacter Sakazakii (ES) pada beberapa sampel susu formula yang mereka teliti. Hasilnya pun tidak tanggung tanggung, hampir 80 persen dari sampel tersebut positif mengandung bakteri yang berbahaya tersebut.

Masih menurut mereka, bila susu formula yang terkontaminasi kuman ES dikonsumsi oleh bayi yang berumur kurang dari 1 tahun maka bayi tersebut bisa menderita berbagai penyakit mulai dari radang usus, liver sampai dengan radang selaput otak. Hasil penelitian ini sudah diserahkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk ditindaklanjuti berikut daftar merk susu yang terkontaminasi.

Mendengar pengumuman dari IPB ini, pemerintah melalui menteri kesehatan langsung bereaksi keras. Menteri yang terkenal bicara ceplas ceplos ini langsung menyerang peneliti IPB dengan mengatakan bahwa penelitian yang dilakukan IPB tidak valid dan tidak bisa dipercaya. Sang menteri juga menuduh penelitian ini dibiayai pihak tertentu untuk menimbulkan keresahan di masyarakat.

BPOM selaku ‘anak buah’ dari menteri kesehatan segera mengamini apa yang dikatakan oleh Ibu Menkes. Mereka dengan agak sedikit terpaksa membentuk tim peneliti tandingan untuk meneliti ulang apa yang diteliti oleh IPB.

Bagi saya pribadi, apa yang dilakukan kedua lembaga intelektual ini tidak ada yang salah namun bukan berarti tindakan mereka bisa dikatakan 100% benar.

IPB sebagai institusi pendidikan sudah selayaknya melakukan penelitian terhadap semua bidang yang termasuk dalam lingkup keilmuan mereka, salah satunya adalah produk produk olahan pertanian dalam hal ini susu. Mereka pun berhak untuk mengumumkan hasil penelitian mereka itu ke publik agar penelitian tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat. Sayangnya ada blunder yang mereka lakukan kali ini dengan mengumumkan juga efek atau akibat dari infeksi bakteri ES pada manusia. Seolah olah efek yang terjadi tersebut hasil dari penelitian yang mereka lakukan.

Untuk meneliti efek suatu kuman terhadap tubuh manusia tidak cukup hanya dengan menggunakan tikus seperti yang dilakukan IPB. Harus dilakukan penelitian langsung pada tubuh manusia karena secara fisiologis tubuh manusia berbeda dengan tikus. Tahapan tahapan penelitian pun sangat panjang dan berbelit, terlalu panjang untuk dijelaskan disini. Penelitian terhadap manusia sudah bukan menjadi tanggung jawab IPB tetapi sudah menjadi milik dari dunia kedokteran dalam hal ini Departemen Kesehatan.

Menteri kesehatan dan BPOM tidak semestinya terlalu reaktif mendengar press release yang dikeluarkan oleh IPB. Seandainya terdapat koordinasi yang bagus diantara kedua lembaga ini maka mereka sebenarnya bisa bekerjasama dalam melakukan penelitian.

IPB meneliti susu formula sampai menemukan bakteri berbahaya, Departemen Kesehatan/BPOM dapat melanjutkan penelitian tersebut mengenai efek dari bakteri yang ditemukan oleh IPB terhadap tubuh manusia.Ketika hasil akhir sudah diperoleh maka kedua lembaga ini dapat duduk bersama sama di depan wartawan untuk mengumumkannya kepada publik.

Bila langkah manis dan elegan itu ditempuh maka kepanikan para ibu yang mempunyai bayi seperti yang terjadi belakangan ini tidak akan terjadi.

Hikmah dari peristiwa ini adalah : ASI masih yang terbaik untuk bayi saudara.

Posted in Editorialwith 34 Comments →

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (First Aid)02.26.08

2293278999 C7d7b08587 O

Berhubung saya baru saja menyelesaikan kursus tentang kegawat daruratan (ATLS) maka kali ini saya akan membahas sedikit tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Mungkin istilah kecelakaan disini agak kurang tepat karena P3K yang dalam bahasa Inggris disebut First Aid tidak hanya melakukan pertolongan kepada seseorang yang mengalami kecelakaan tetapi kepada semua kejadian yang memerlukan pertolongan segera. Jadi kita gunakan istilah Pertolongan Pertama saja. :)

Pertolongan Pertama (PP) merupakan segala bentuk bantuan yang diberikan kepada seseorang yang mengalami cedera atau sakit yang memerlukan tindakan medis segera. Melihat luasnya cakupan pertolongan yang diberikan maka sangat diperlukan pemahaman minimal terhadap apa apa yang harus dikerjakan sebagai bagian dari pertolongan pertama. Sering kejadian seseorang yang ingin menolong korban kecelakaan malah akan membuat cidera yang dialami korban makin berat.

Saat ini banyak buku tentang pertolongan pertama yang dijual di toko toko buku. Ada yang untuk kalangan medis, ada pula yang untuk kalangan awam dengan bahasa yang mudah dimengerti. Buku ini wajib dibeli dan dipelajari bersama sama di rumah agar setiap anggota keluarga siap dalam menghadapi hal hal yang darurat.

Persiapan adalah kunci utama dari pertolongan pertama. Maka dari itu, sudah seharusnya di setiap rumah dan kendaraan dilengkapi dengan kotak pertolongan pertama. Kotak ini selain berisi obat obatan dan bahan bahan untuk keadaan darurat juga harus dilengkapi dengan buku buku pertolongan pertama. Obat dan alat yang disiapkan pun harus melihat kondisi geografis dari tempat tinggal kita. Misalnya daerah kita sering kebanjiran maka yang dipersiapkan adalah obat atau bahan yang berhubungan dengan kecelakaan akibat banjir. Demikian juga bila kita tinggal di daerah yang sering terkena gempa, kebakaran, badai dan lain sebagainya maka kita harus menyiapkan obat obat pertolongan pertama untuk keadaan tersebut.

Bagi yang suka traveling atau jalan jalan, harus menyiapkan obat atau alat pertolongan pertama yang sesuai dengan kondisi daerah tujuan. Obat obat untuk mencegah mabuk kendaraan dan mengobati diare sering diperlukan terutama bagi mereka yang bepergian jauh. BIla pergi ke daerah endemis malaria maka perlu dipersiapkan obat obat untuk mencegah terjangkitnya penyakit malaria. Pelajari juga nomor nomor darurat daerah tujuan kita apakah sama atau tidak dengan daerah asal kita dan taruh nomor nomor penting tersebut di tempat yang aman tapi mudah dijangkau.

Selain persiapan obat dan bahan bahan darurat, yang tidak kalah penting adalah persiapan diri dalam menghadapi hal hal yang bersifat darurat. Beberapa ketrampilan dasar yang perlu dikuasai adalah bagaimana melakukan resusitasi jantung paru (RJP), bagaimana mengatasi korban tersedak, bagaimana mengatasi korban perdarahan, bagaimana mengatasi korban patah tulang, bagaimana mengatasi korban luka bakar dan lain sebagainya. Semua ketrampilan tersebut bisa dengan mudah dipelajari melalui buku yang banyak di jual di toko toko buku.

BIla keadaan sulit untuk diatasi sendiri, segeralah menghubungi nomor nomor darurat yang terdapat di daerah anda. Beberapa nomor darurat yang berlaku internasional adalah 112 dan 911. Di Bali tempat tinggal saya, kedua nomor ini bisa dihubungi walau tidak selalu dijawab bila dihubungi. :(

Posted in Info Kesehatanwith 18 Comments →

Satu Lagi Dari Telkom02.23.08

2285993960 89bcdd349a O

Pagi ini saya mendapati telepon rumah saya tidak membunyikan nada tunggu saat gagang telepon diangkat. Ritual pengecekan pun segera saya lakukan yaitu dengan menyambungkan pesawat telepon langsung pada kotak IKR yang tertempel di dinding. Nada tunggu masih belum bisa saya dengar. Kesimpulan sementara, kerusakan bukan pada instalasi rumah saya.

Sebagai pelanggan yang baik, saya segera menelepon nomor 147 untuk mengadukan gangguan yang terjadi. Panggilan saya diterima oleh suara seorang CS wanita. Sayangnya saya lupa siapa namanya, mungkin karena terkesima mendengar suaranya yang merdu sehingga saya tidak begitu mendengar saat doi menyebut nama. Karena saya menghubungi 147 menggunakan Telkomsel, jadi saya tidak mau membuang buang waktu, langsung saja saya beberkan masalah yang terjadi.

Sang CS sepertinya mencatat segala keluhan saya, dan memberitahu saya bahwa beliau akan segera menyampaikan ke bagian yang terkait. Setelah mengucapkan kata terima kasih, saya pun menutup telepon.

Sorenya, sepulang dari mengantar istri seminar tentang anak di Grand Bali Beach, saya iseng mengangkat gagang telepon, dan ternyata nada tunggu belum juga nongol. Sekali lagi sebagai pelanggan yang baik, saya segera menelepon ulang ke 147 untuk sekedar mengecek, gangguan apa yang sebenarnya terjadi sehingga memakan waktu yang sedemikan lama untuk memperbaikinya.

Kembali panggilan saya diterima oleh seorang CS perempuan dengan suara yang tidak kalah merdu dengan yang tadi pagi. Sayang sekali, kejadian tadi pagi pun terulang, saya lupa mencatat namanya di memori otak saya.

Ketika saya menanyakan progress dari laporan saya tadi pagi, sang CS menjelaskan bahwa pengecekan oleh teknisi sudah dilakukan dan hasilnya gangguan terjadi akibat putusnya kabel bawah tanah yang memerlukan waktu untuk perbaikan. Saya pun menanyakan waktu itu berapa lama, sang CS dengan sigap menjawab bahwa waktunya bisa berhari hari dan doi tidak bisa memastikan kapan akan tersambung kembali.

Sebagai pelanggan yang baik, saya hanya bisa mengurut dada dan pasrah, beginilah nasib menjadi pelanggan yang baik dari perusahaan telekomunikasi yang bernama Telkom.

Update : Pagi ini telepon rumah saya sudah kembali normal. Sebagai pelanggan yang baik, saya tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih atas semua perbaikan yang dilakukan Telkom.

Posted in Curhatwith 23 Comments →

Backup Data? Mengapa Tidak?02.20.08

2279744906 B75913f800 O

Pernah kehilangan data penting yang tersimpan dalam komputer? Bagi yang sudah lama akrab dengan makhluk yang namanya komputer pasti pernah mengalaminya baik yang disengaja maupun tidak. Bingung, gelisah, pasrah, stress, marah adalah beberapa gambaran perasaan saat itu. Ironisnya, sebagian besar kehilangan data tersebut terjadi akibat dari keteledoran dari si empunya komputer.

Masalah pada komputer bisa disebabkan antara lain oleh kerusakan pada hard disk/media penyimpanan data, infeksi virus, kerusakan sistem operasi yang digunakan, bencana alam dan lain lain. Walaupun ada beberapa program yang mampu untuk melakukan recovery data yang rusak, namun tidak semua data bisa dikembalikan dengan sempurna.

Seandainya sebelum kejadian kita menyadari bahwa komputer yang kita gunakan untuk menyimpan data mempunyai kemungkinan bermasalah maka kita bisa melakukan beberapa langkah antisipasi. Salah satu langkah antisipasi tersebut adalah rajin melakukan backup data.

Yang dimaksud dengan backup data yaitu suatu proses penyalinan data dan menyimpannya ke dalam media lain yang terpisah dari media aslinya. Penyalinan data bisa dilakukan mingguan, bulanan, tahunan tergantung dari banyaknya input data yang terjadi dalam rentang waktu tersebut.

Media yang digunakan untuk melakukan penyalinan data pun banyak macamnya. Ada yang sifatnya sementara, ada pula yang lebih permanen. Sebaiknya dalam memilih media penyalinan data, kudu memperhatikan keawetan dari media tersebut, sebab tidak ada gunanya melakukan backup data ke dalam media yang rentan juga.

Disket
Media ini sudah mulai ditinggalkan karena terlalu rentan terhadap kerusakan. Media yang terbuat dari pita magnetik ini sangat disukai oleh jamur sehingga mudah rusak bila disimpan sembarangan apalagi di dalam ruangan yang mempunyai kelembaban yang tinggi. Walaupuan demikian, masih ada beberapa kalangan yang mengandalkan disket untuk menyimpan data penting berukuran kecil. Karena kapasitas penyimpanan yang terbatas, banyak yang melakukan kompresi dahulu sebelum data tersebut disimpan ke dalam disket.

CD/DVD
Media backup yang paling disukai dan praktis saat ini adalah CD dan DVD. Hal ini ditunjang dengan makin murahnya harga drive penulis CD/DVD serta keping CD/DVD-nya. Satu keping CD dapat menyimpan data sampai dengan 800MB sedangkan satu keping DVD lapis ganda bisa menyimpan data sampai 9 GB. Seperti halnya disket, keping CD/DVD juga digemari oleh jamur sehingga perlu diperhatikan sekali saat melakukan penyimpanan terutama dalam jangka waktu yang lama.

USB Flashdisk

UFD saat ini sudah sangat umum digunakan sebagai media backup. Harganya yang sangat terjangkau menjadi nilai lebih dari media ini. Sayangnya akhir akhir ini UFD menjadi media yang sangat mudah rusak sehingga mulai tidak dianjurkan digunakan sebagai media backup tetapi lebih ke media untuk transfer data.

Harddisk External
Harddisk external mulai disukai sebagai media bakcup akhir akhir ini terutama bagi mereka yang membutuhkan media penyimpanan dengan kapasitas besar. Dengan harga yang makin terjangkau, kapasitas penyimpanan data pun kian hari kian meningkat sampai dengan ratusan GB.

Tape
Tape terutama digunakan untuk melakukan backup data dalam kapasitas yang sangat besar. Media ini umumnya digunakan untuk melakukan backup data di server server besar. Karena harganya yang sangat mahal maka media ini jarang digunakan untuk keperluan pribadi.

Posted in Tips TIKwith 25 Comments →

Akhirnya Saya Berhasil02.18.08

2274585046 Cf769947a9 O

Setelah berjuang selama 3 hari berturut turut ditambah dengan kelelahan fisik dan mental akhirnya saya berhasil lulus dalam pelatihan ATLS yang dilaksanakan di Bagian Bedah RSUP Sanglah Denpasar dari tanggal 15 sampai 17 Februari 2008. Terima kasih atas dorongan dan doa rekan rekan semua yang menjadi motivator saya dalam melaksanakan kegiatan ini.

Pelatihan penanganan penderita trauma tingkat lanjut ini dimulai dari pukul 07.00 WITA sampai dengan pukul 18.00 WITA. Sekitar 40 dokter dari Denpasar, Surabaya, Bandung, dan Blitar mengikuti latihan dibimbing oleh sekitar 10 orang instruktur. Para instruktur selain berasal dari RSUP Sanglah juga berasal dari Surabaya dan Jakarta, hal ini semata mata karena pelatihan ATLS bersifat nasional alias lokasinya bergiliran dengan materi yang berstandar internasional.

Kegiatan pada hari pertama setengah hari diisi dengan kuliah, sisanya diisi dengan skill station, hal yang sama juga berlangsung pada hari kedua. Sedangkan pada hari ketiga diisi dengan ujian, baik ujian tulis maupun ujian praktek dengan pasien. Karena padatnya kegiatan, kelelahan sangat terasa diantara para peserta, padahal konon di negara lain pelatihan ini hanya berlangsung sehari sampai dua hari. Bisa dibayangkan apa yang terjadi bila pelatihan ini dimampatkan menjadi sehari. :)

Ketegangan sempat terasa di wajah para peserta saat pengumuman hasil ujian tulis, sebab bila seorang peserta gagal memenuhi nilai standar saat ujian tulis maka yang bersangkutan langsung pulang dan tidak diperkenankan untuk mengikuti ujian pasien. Dengan demikian dapat dipastikan peserta ini tidak lulus.

Syukurlah saya dapat melampaui segala hambatan tersebut dan berhasil menjadi seorang dokter dengan sertifikasi ATLS Internasional, walaupun sempat beberapa kali mengikuti ujian ulangan akibat dari kegagalan memenuhi nilai kelulusan yang terlampau tinggi.

Pelatihan ini juga menjadi ajang kopdar dengan seorang blogger sesama dokter yaitu Deddy Andaka. Ditengah padatnya waktu latihan, sempat juga ngobrolin soal blog saat jam makan siang. Dasar blogger tiada waktu tanpa blog. :)

Posted in Curhatwith 35 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.

  • Google
     
  • imcw Gallery

    www.flickr.com
  • Admin

  • Powered By