Tulisan Blog Makin Panjang Makin Menyiksa

Beberapa hari terakhir ini, saat saya berjalan-jalan di dunia blog, timbul pertanyaan di benak saya, mengapa ya orang nulis blog pada panjang-panjang? Bahkan ada suatu blog yang sampai membuat telunjuk ini pegal hanya untuk nye-croll ke bawah buat mencari akhir dari tulisannya. Bukannya saya bermaksud komplain terhadap yang punya blog (sengaja tidak saya sebutkan), cuma heran saja kalau ada orang yang kuat membaca berpuluh-puluh kalimat yang berhamburan di layar monitor tanpa merasa tersiksa.
Terus terang, saya termasuk orang yang tidak betah membaca tulisan di layar monitor terlalu lama. Mata ini cepat capek dan kepala cepat pusing serta tentu saja cepat bosan. Padahal layar monitor yang saya gunakan walaupun masih CRT, namun sudah saya atur sedemikian rupa sehingga refresh rate-nya mencapai 85 Hz (refresh rate minimal untuk kenyamanan mata), tetap saja mata ini tidak kuat kalau harus membaca tulisan yang berderet deret terlalu panjang. Menurut penerawangan teman saya yang dokter mata, mata saya masih dapat dikategorikan sehat sehingga tidak memerlukan kaca mata, jadi kesalahan bukan pada mata.
Herannya, beberapa penulis blog malah sengaja menyiksa pembacanya dengan memajang ukuran font paling kecil. Mungkin maksudnya untuk menghemat space atau mungkin karena monitor yang digunakan menulis mempunyai resolusi tinggi sehingga mereka menganggap hal itu bukanlah suatu masalah. Hikz…Seandainya mereka menyadari bahwa layar monitor saya masih 15″ yang saya paksa menggunakan resolusi 1024×768@85Hz, tentu mereka akan memahami penderitaan saya. Jangan lantas menyuruh saya membeli monitor yang lebih gede atau monitor LCD sebab “DPR” belum menyetujui anggaran yang saja ajukan.
Rasanya saya tidak sendirian. Begitu saya tengok warnet di sebelah tempat praktek, eh sama saja, mereka masih menggunakan monitor yang sama. Lebih tragis lagi monitor yang mereka gunakan tidak mampu mencapai refresh rate 85Hz sehingga monitor akan berkedip-kedip halus yang tentu sangat tidak bagus efeknya buat mata. Hal ini bisa menjadi gambaran buat kalian penulis blog, masih banyak koq pembaca blog yang menggunakan monitor lawas, so bersahabatlah dengan mereka.
Kembali ke panjangnya tulisan blog. Menurut pendapat saya yang dummy* ini, cobalah untuk menulis yang singkat, kalau memang memerlukan penjelasan yang panjang, bagilah tulisan itu menjadi beberapa bagian sehingga pembaca tidak mudah bosan membaca tulisan yang terlalu panjang. Saya yakin walau mereka memberi komentar, mereka tidak membaca keseluruhan isi tulisan, jadi jangan heran banyak komentar yang tidak nyambung dengan isi tulisan.
Udah ah, saya juga tidak mau nulis panjang-panjang, bukan karena takut nggak ada yang baca, tetapi memang lagi malas ngetik. Tulisan ini bukan bermaksud menggurui tetapi cuma sekedar curhat untuk menyampaikan penderitaan saya.
* : A slang term for an idiot, derived from “dumb” or stupid
| 2.9 |




21 November 2007 pukul 12:56
tergantung dok, kalo tulisnya kependekan ntar apa yang ingin disampaikan malah ga jelas man kalo kepanjangan plus ditambah penggunaan bahasa yang kurang menarik jadi bosen hehehehe.
sekalian dok butuh saran nih (dikit out of topik), baru bikin subdomain untuk direktori kesehatan man masih versi beta sangat membutukan kritikan pedes (pake cabe rawit) untuk pengembangan lebih lanjut. jangan diketawain yach dok maklum masih junior hehehehe
alamat : http://direktori.ilmukedokteran.net
sekalian submit blog dokter yach disini biar ketauan dimana kekurangannya
makasih
21 November 2007 pukul 16:23
ho oh, bener juga dok, itu jadi kendala buat fara fenulis-fenulis yang masi baru seferti saia, gimana caranya bkin tulisan yang fendek tafi juga ngena…hmmm
OOT = ulna itu afa ya…
Tulisan terakhir di blog hoek adalah : It’s Complicated! (S.A.N.G.A.D.H)
21 November 2007 pukul 17:38
“Saya yakin walau mereka memberi komentar, mereka tidak membaca keseluruhan isi tulisan, jadi jangan heran banyak komentar yang tidak nyambung dengan isi tulisan.”
He he he, saya pernah punya pengalaman buruk kaya gini, saking panjangnya postingan saya tidak membacanya sampai habis. Saya langsung kasih komentar aja! Beberapa menit kemudian, ada pesan di shoutbox saya yg menyatakan bahwa komen yg saya berikan nggak nyambung sama isi tulisan. Buru-buru saya balik lagi ke blog tersebut dan membacanya sampai habis. Duh maluuu nyaaa…
Tulisan terakhir di blog AG. Syam adalah : 70 Titik Rawan Macet di Jakarta
21 November 2007 pukul 22:10
@ iyas : Jadi serba salah ya.
Mengenai direktori, saya sudah lihat dan komentar saya adalah : MANTAPSSSS
@ hoek : Penulis baru sudah jadi seleb? ;p. Ulna adalah tulang di tangan.
@ AG. Syam : Untungnya saya belum pernah ngalami.
22 November 2007 pukul 2:13
panjang kalau seru dan enak di baca mungkin gak masalah, nah yg masalah panjang tapi gak enak dibaca, yah akirnya cuma ninggalin jejak
22 November 2007 pukul 11:38
imcw,
Mengenai direktori, saya sudah lihat dan komentar saya adalah : MANTAPSSSS
wah makasih dok, jadi tambah semangat untuk pilihan direktorinya gimana dok kira-kira ada tambahan ?
Sekalian dong dok mohon daftarin blog dokter (berharap harap) hehehehehe
22 November 2007 pukul 12:01
Hmm… kalo panjang tapi menarik sih gpp. Tapi yah penulis harus tau cara penggunaan paragraph, jadi matanya ga pegel untuk yang baca. Tapi kalau udah kelewat panjang, harus buat part1, part2, … gitu. emang kita pengguna internet hanya cuma mau baca tulisan dia apa, sampe punya banyak waktu.
22 November 2007 pukul 15:34
@ geblek : Pernah jujur nggak kasi komentar kalau tulisannya jelek?
@ iyas : Segera saya daftarkan.
@ AdityaWirawan : Blog memang memunculkan banyak kaum narsisme, mereka yang menganut paham ini beranggapan bahwa tulisan mereka begitu penting sehingga layak dibaca oleh orang lain.
22 November 2007 pukul 21:47
iya jga sih.. kepanjangan tapi ga dibaca jga mubazir tapi kalo panjang namun bermanfaat asyik jga
Tulisan terakhir di blog almascatie adalah : Tamu Dari Internet
22 November 2007 pukul 23:31
kalo panjang dan enak, kan bikin ketagihan. *mesum mode*
Tulisan terakhir di blog anton adalah : Portal Personal, Merayakan Kebebasan Informasi
23 November 2007 pukul 4:07
terkadang emang males banget baca postingan yg kelewat panjang…tapi tergantung juga sama isi postingan itu sendiri…kalo emang menarik tuk dibaca ..yah lanjuuutt teruusss
Tulisan terakhir di blog icha adalah : EgYPTiaN FiSH
23 November 2007 pukul 4:33
lho katanya semakin panjang semakin nikmat
Tulisan terakhir di blog Anang adalah : Iseng-Iseng Berhadiah
23 November 2007 pukul 13:14
semuanya tergantung banyak hal sih, kalau kita punya banyak waktu, mungkin agak panjang pun tidak masalah..
tapi kata orang paling enak yang sedang-sedang saja.. tapi “sedang-sedang saja” itu pun relatif, nah lho..
Tulisan terakhir di blog wira adalah : Pengenalan C++
23 November 2007 pukul 15:18
@ almascatie : Betul.
@ anton : Hati-hati, Anton lagi mencari mangsa.
@ icha : Sesuaikan dengan selera aja ya, Mbak.
@ Anang : Pengakuan diri sendiri ya.
@ wira : Sedang enak ya.
24 November 2007 pukul 1:50
sebenarnya masih ribet tuk mengukur panjang pendeknya suatu artikel diblog, itu karna ukuran layout blog itu khan beda-beda. kadang ada yg full screen, ada juga yang cuma 700 ampe 800-an pixel. nah, kalo misalkan artikel berjudul “INDONESIA” yang berisi, katakanlah “500″ karakter, ditaruh di blog yang ukurannya full screen, maka bisa jadi itu artikel kelihatan pendek, sebaliknya kalo di paste di blog yang ukurannya cuma 700 atau 800-an pixel, maka bayangkan sendiri hasilnya, jadi panjang kebawah khan? :-p
Tulisan terakhir di blog Kaka adalah : Modifying Priyadi’s Browser Sniff Plugin
25 November 2007 pukul 14:52
aku setuju dok, info di blog sepatutnya ringkas saja. karena umumnya blogitu hanya me-relay ulang info yg dia terima di media lain.
so, cukup dua atau tiga paragrap saja, kecuali memang blog itu hanya khusus ditulis utnuk dibaca sendiri…:)
Tulisan terakhir di blog daeng rusle adalah : [testimoni] Simpul Keceriaan - Angingmammiri!
25 November 2007 pukul 23:47
@ Kaka : Huehehehe…Tulian diatas menurut sudut pandang monitor saya.
@ daeng rusle : Betul.
27 November 2007 pukul 11:46
lho biasanya baca postingan di blog ini nda perlu scroll kebawah, tp kli ini hrus scroll kebawah,,,panjang jugah
Tulisan terakhir di blog aprikot adalah : salah
27 November 2007 pukul 18:29
Kang Dokter tulisan panjang itu karena tidak bisa disingkat, maunya ngecablak jadilah masalah sepele bertele-tele… dan itu terjadi pada saya, karena masih blajaran dok… so ajarin dong gimana bisa nulis pendek…
btw, ada yang nyaranin… sebaiknya tulisan yang penting2 di awal belakangan menyusul data2 pendukung saja…
atau, masalah dan penyelesaikan di paragraph 1-2 dan kesimpulan pada paragraph terakhir… kalau begitu gimana kang dokter..
Tulisan terakhir di blog Kurt adalah : Kroyokan tidak Selamanya Jelek
27 November 2007 pukul 20:21
saya justru pengen bisa bikin tulisan yg agak panjang tapi malesnya bukan main
kalo emang bahasanya mengalir dan bahasannya cocok sih bacanya pasti betah-betah saja, pak
Tulisan terakhir di blog caplang™ adalah : Layanan STNK Door To Door
28 November 2007 pukul 15:24
@ aprikot : Wah…Pagar makan tanaman ternyata.
@ Kurt : Huehehehe…Saya juga nggak ngerti gimaan caranya nulis yang singkat tapi padat, kebanyakan tulisan saya singkat tapi enteng. Huehehehe
@ caplang™ : Setuju
1 December 2007 pukul 14:08
saya sih lebih suka point nya aja….
Tulisan terakhir di blog purnama yasa adalah : Mozilla Firefox, Portable Edition
1 December 2007 pukul 14:53
@ purnama yasa : Malas memang membaca sesuatu yang bertele tele. Itu juga sebabnya ulasan berita yang ada di portal berita internet tidak sama panjangnya dengan berita yang ada di koran. Singkat, padat dan mengena.
1 December 2007 pukul 19:30
Walah, termasuk saya nih, Pak yang masih suka nulis panjang2. Kadang2 kok kepinginnya tuntas membahas sebuah topik dalam 1 postingan. Ternyata dampaknya memang kurang baik bagi pembaca, yak. OK, makasih Pak infonya.
*Ingin Belajr menulis to the point*
1 December 2007 pukul 21:05
@ sawali tuhusetya : Buat berseri, Mas. Selain menyingkat posting dalam satu kesempatan juga membuat pembaca penasaran dengan seri berikutnya.
3 December 2007 pukul 15:16
saya juga males kalau nulis panjang panjang dok.
Tulisan terakhir di blog Freddy Hernawan adalah : kuret
3 December 2007 pukul 15:23
tulisan pak dokter termasuk panjang kagak?
Tulisan terakhir di blog Andri Setiawan adalah : Pokoknya halal deh
3 December 2007 pukul 15:30
@ Freddy Hernawan : Sama kalau begitu.
@ Andri Setiawan : Kalau tulisannya murni dari kepala biasanya pendek, tetapi kalo ngambil dari banyak referensi misal tips kesehatan atau info penyakit/sehat baru panjang.
5 December 2007 pukul 5:01
Kalo masalah ukuran font kecil kan bisa dibesarkan. Tinggal tahan Ctrl lalu Scroll mouse. Bisa diubah sesuai dengan keinginan kita. Btw, yang tulisannya panjang itu aku ya. hehehe..
Kadang2 untuk informasi yang lengkap diperlukan tulisan yang panjang. Kalau pendek infonya sedikit dan aku pribadi justru suka baca yang panjang2. Tapi kalo isinya bermanfaat. Kalo blog yang isinya cuma curhat doank, ya aku skip aja, en komen asal2an
Tulisan terakhir di blog Agam adalah : Gunakan Masker Kekita Sakit Batuk dan Pilek
5 December 2007 pukul 12:42
@ Agam : Tulisan di blog Agam sih masih bisa dibaca dengan jelas dan tidak terlalu panjang. Ada satu blog yang tulisannya kecil bak tulisan koran dengan paragrap yang nggak jelas dan panjang. Lebih baik nggak usah disebutkan, nggak enak.
7 December 2007 pukul 14:03
Kayaknya saya belum pernah nuis panjang2 negh! Hehehehe…
Udah maen ke blog saya belum yach? Lupa! Hehehhee…
Tulisan terakhir di blog I Made Suryawan adalah : Petugas Parkir, Hak dan Kewajibannya
7 December 2007 pukul 16:19
@ I Made Suryawan : Udah main, Bli. Dan sudah meninggalkan jejak komentar.
7 December 2007 pukul 21:04
betul ….
9 December 2007 pukul 12:21
kalo saya sih tergantung topiknya, kalo seneng ya… panjang gak masalah. saya malah kurang seneng baca tulisan yang terlalu pendek. kaya makan angin, enggak kenyang, … n ngerasa rugi udah kehilangan waktu n bandwidth buat mbuka blog yang “enggak mengenyangkan” itu…
9 December 2007 pukul 22:09
@ titah : Huehehehe…Betul juga, Mbak.
13 December 2007 pukul 15:42
save dl baca kemudian..komen belakangan.. [kl sempat..]
ternyata desain (jenis-ukuran-warna huruf, warna latar tulisan, fluid design, dll) jg berpengaruh ya..
Tulisan terakhir di blog dani iswara adalah : Haruskah Memilih Distro
13 December 2007 pukul 21:49
@ dani iswara : Yap. Khan ada “awig-awig”-nya dalam memilih font dan warna suatu web agar enak dimata.