Canon Powershot A460

Akhirnya setelah menerima masukan dari teman teman milis dan berburu informasi lewat google.com, saya putuskan untuk menebus kamera digital Canon Powershot A460 seharga Rp. 1.350.000,00 di Anugerah Photo Denpasar. Ditambah dengan pembelian beberapa aksesori seperti camera bag dan memori SDCard, jadi total saya belanja sore itu Rp. 1.500.000,00
Sebelum memutuskan membeli Canon, saya sempat tergoda melihat penampilan dan harga dari Sony Cybershot S650. Dengan harga yang sama, Sony berani memberikan kamera 7.1 mpx dengan bentuk yang lebih mungil dan cantik. Namun menurut pengakuan dari sales Sony sendiri kalau kamera Sony seri S tidak bisa dibandingkan dengan Canon seri termurah sekalipun maka saya putuskan membuang keinginan membeli kamera Sony. Kamera Sony yang bisa menandingi Canon adalah yang seri W dan kamera Sony seri ini bisa dibawa pulang dengan harga diatas 3 jutaan. Cukup mahal bagi saya untuk sebuah kamera digital.
Sebenarnya keinginan membeli kamera digital baru muncul beberapa hari ini. Penyebabnya tidak lain dan tidak bukan karena senin depan istri saya menurut rencana akan melangsungkan upacara potong gigi. Jadi sayangkan kalau momen berharga seperti itu tidak diabadikan ke file digital. Di lemari sih sebenarnya sudah ada handycam, cuma untuk menjadikan file video hasil rekaman handycam agar bisa dinikmati orang banyak prosesnya agak ribet. Mesti melakukan pengeditan dan tetek bengeknya yang menguras waktu sehingga bikin malas mengerjakannya. Saat ini aja ada beberapa dokumentasi video yang belum saya edit karena kasyikan ngeblog
Selain menggunakan handycam, selama ini saya mengabadikan momen berharga selalu menggunakan kamera handphone. Ya namanya saja kamera hp, walau dengan pixel 1.3 mega tetap aja hasilnya tidak memuaskan begitu dicetak. Entah hasilnya buramlah, terlalu banyak noise lah dan masih banyak lagi. Pokoknya banyak tidak enaknya. Maka dari itu sayang banget kalo momen upacara potong gigi diabadikan dengan cara demikian.
Mengenai Canon-nya sendiri, di beberapa review yang saya baca, banyak tulisan yang mengatakan kalo kamera Canon seri A ini menghasilkan kualitas foto yang kurang memuaskan. Di CNET malah diberi rating 5 oleh tukang reviewnya. Namun saya tetap percaya dengan keunggulan kualitas Canon di dunia image digital makanya saya tidak memalingkan muka ke merk yang lain.
Ada sih Canon Powershot A550 yang lebih bagus dari A460, cuma harganya yang lebih mahal membuat saya mundur. Bukannya apa apa sih, hal ini semata mata karena saya termasuk orang yang rajin meminjamkan barang milik sendiri ke teman atau sodara, jadi rasanya lebih tenang untuk meminjamkan barang yang harganya lebih murah, resikonya bisa ditekan
Mengenai hasil cetakan, untuk sementara belum bisa saya review disini karena memang kameranya masih baru dan belum dipake ngapa ngapain. Secara umum untuk sementara saya puas menggunakan kamera ini baik dari segi fisik maupun respon saat dipake dalam mengabadikan image.
Belum ada komentar yang spesial.







11 September 2007 pada jam 10:01
baik sekali…
[imcw] gimana ya mbak? sekarang aja kamera udah disambar oleh saudara untuk dipinjam…:)
aku juga beberapa minggu yg lalu hendak membeli produk yg sama (A460) tapi setelah dipikir2 untuk sekarang ini belum ada budget buat itu, jadinya masih pake yg lama dech
Lagipula kayaknya perlu tahu kualitas video/fotonya… nyusul kan dok?
[imcw] kualitas foto cukup bagus…saya puas banget, tidak ada noise sama sekali di ukuran 4R dengan format large dan superfine…
11 September 2007 pada jam 10:33
langsung bikin screenshot narsis pak…
[imcw] namanya juga usaha bli…:)
11 September 2007 pada jam 14:37
posting berikutnya bakal banyakan gambar2 ni kayaknya
[imcw] nggak juga sih mas…takut membebani speed blog…untuk foto cukup ditaruh di flickr…
11 September 2007 pada jam 23:18
Dari segi penampilan, rasanya koq sony lebih bagus.
Aku gak seberapa ngikutin perkembangan digicam sih.
Tapi rencana kedepan sih mungkin mau beli yg DLSR. Lebih canggih. Tp gak tau lagi sih. Pocket camera udah lumayan untuk sekedar suka2.
[imcw] canon yang ini memang kalah banget dari segi penampilan…makanya begitu lihat sony saya sempat tergoda…namun berkat pengarahan dari sales sony sendiri akhirnya saya ambil canon aja…kalo mo serius di dunia potret memotret memang bagusan ambil dlsr, selain mahal, juga membawa kamera kudu sengaja karena saking gedenya tuh kamera…:)
12 September 2007 pada jam 13:26
wakaka. betul jug atuh mas anang bilang. btw bli. saya juga ada keinginan buat beli camdig nih. buat lebaran
tapi takutnya nggak jd beli laptop
[imcw] lho bukannya sampeyan udah beli laptop fred?…
12 September 2007 pada jam 13:31
oiya bli. saya mau tanya. alasan kenapa yang soni itu nggak diambil? kok milih 5mpx ketimbang 7mpx? soalnya yang ane tahu kuliats gambar pixel juga ngaruh lho. padahal harga nggak jauh beda.
[imcw] kata orang sony, lensa di sony dsc s650 belum sebagus di canon a460 untuk menekan harga…canon sudah bisa memproduksi lensa sendiri sedangkan sony masih membeli dari carl zeis…sony yang ini juga tidak bagus untuk indoor dan suasana gelap, walau dengan blitz sekalipun…
13 September 2007 pada jam 5:32
padahal di bandung harganya sekitar separuhnya tuh bli… hehehe…
oh ya sony pakai carl-zeiss karena dianggap salah satu lensa terbaik di dunia, tapi kalo dibandingin sama canon kurang tau, sekarang pakenya sony sih. kata yang dagang kamera dijital, lensa terbaik (dari 1 sampai 3): Leica (di kamera Leica yang harganya selangit dan Panasonic), Carl-Zeiss (Sony dan di beberapa hp nokia), Schneider (Kodak). jadi kalo tiga merk itu (panasonic,sony,kodak pakai lensa khusus yg telah disebutkan) agak mahal, wajar, harga lensanya itu yang bikin tambah mahal hihihi…
dulu sodara pernah ada yang pake canon (ga tau tipe apa), tapi koq kurang tajam ya gambarnya? atau dia salah ngeset sesuatu yak?
ayo deh bli, cepetan aplot hasil potonya
[imcw] terus terang saya juga kurang ngerti masalah fotografi…pokoknya asal bisa ngerekam gambar dah cukup…makasi atas infonya lus…
13 September 2007 pada jam 6:43
Nabung dulu bos…
Pengen punya SLR.. kemaren dapat minjem
Hasilnya kok beda “banget” ama kamera biasa..
Jadi pengen nabung aja…
Hehee
[imcw] slr?…wah kalo saya nggak deh…terlalu mahal dan susah dikantongi…:)
13 September 2007 pada jam 10:26
menunggu posting hasil jepret-jepretnya bli, 2 bulan yang lalu saya beli sony w35 1,6 kemahalan ga yah….
[imcw] entahlah mas…saya nggak begitu paham tentang harga kamera…
13 September 2007 pada jam 10:31
saya belum punya laptop (pengganti) dari garansi yang kemaren. karena lama RMA nya, makanya saya sebel dan nggak jd beli aja. nah sambil nuggu uang yang buat tambahan ternyata ada keperluan lain. makanya sampai skr saya nggak ada megang laptop lagi. hr ini hari pertama puasa bukan lagi happy nih bli. tapi lagi kesal minta ampun. nah uang laptop kan lbh gede dr camdig. makanya mau dipotong aja buat beli monitor 19 in ama camdig kayaknya. jd laptop kayaknya mau nggu dulu. pilihan yang sulit memang, tapi yah bgt ylah orang yang tak mampu dari segi finansial. doh kok jd curhat disini yah .. ngap papa kan bli say anumpang curhat disini. soalnya kalau saya curhat di blog saya, saya nggak pede di baca banyak orang yang lewat atau datang ke blog saya. kapan-kapan deh bli saya tunjukin hasil maha karya foto grafi saya. saya kurang waktu, koneksi dan finansial soalnya. salam bli.
[imcw] ah jangan gitu fred…jadi nggak enak nih…saya setuju dengan sampeyan…bila dana terbatas, harus segera menentukan skala prioritas dalam membeli sesuatu…untuk saya pribadi lebih memprioritaskan bayar hutang dan beli susu daripada yang lainnya
14 September 2007 pada jam 8:06
Kalau yang DSLR berapaan Cock, mo bandingin dengan harga dsini… Terus tips2 kalau mau beli DSLR sekalian hehehe…
[imcw] nggak sempat nanya Dy…lagi malas aja sebab penjualnya rada rada jutek…;)
15 September 2007 pada jam 22:36
untuk Sony S650 tidak pake Carl-Zeiss, melainkan memakai lensa buatan sony sendiri.. Jadi memang tidak sebagus Canon, blik cock mungkin ada beberapa hal yang menyebabkan memilih Canon sebagai kamdignya karena memorynya pakai SD yang harganya 1/2 daripada Memory Stick a la Sony.
[imcw] betul kur…malah bisa pake mmc yang harganya lebih murah lagi…disamping itu juga bisa pake baterai aa baik alkaline maupun recharge…lumayan praktis…
17 September 2007 pada jam 9:36
saya pake yang A400. hasilnya memang ak terlalu bagus, tapi lumayanlah buat modal kopdar
[imcw] di jamanya, seri ini termasuk yang paling laris…
18 September 2007 pada jam 9:26
canon masih banyak untuk seting manual ngga ya, kalau dulu sih banyak banget tapi entah kalau yang mungil-mungil kaya gini
[imcw] ada pilihan manual dan otomatis mas…bagi awam kayak saya enakan pake otomatis, tapi bagi photografer professional tentu lebih enak pake manual…
21 September 2007 pada jam 14:38
hem bgtu ya.., sekarangsy buingung ni sy bingung milih Canon A550 ato Casio Exilim EX-z75.. tolong beri masukan donk…http://www.blogdokter.net/wp-includes/images/smilies/icon_rolleyes.gif
[imcw] maaf mas, saya pribadi masih sangat awam dalam bidang kamera digital…saya biasanya memanfaatkan review dari cnet.com atau mencari cari di google.com sebelum membeli kamera kemarin…
9 October 2007 pada jam 20:11
Saya baru beli Sony type W, harganya cuma 1,6 jutaan tuh di Fuji Profesional
Type apaan tuh dok yang diatas 3 jutaan? kok beda jauh banget ya harganya
[imcw] udah lupa tuh mas…ternyata memang ada ya seri w yang lebih murah…hm…ketinggalan saya…:(
5 January 2008 pada jam 13:57
saya juga pengen beli kamera digital, dan sampai sekarang masih bingung karena budget sangat terbatas hanya 1jtan
mao nannya untuk : Canon Powershot A460 loading fotonya cepet gak sih, antar jepretan butuh selang brapa lama?
Tulisan terakhir di blog ridhocyber adalah : Merayakan Tahun Baru 2008 Di Pantai Baron Dan Kukup
5 January 2008 pada jam 15:23
@ ridhocyber : Untuk jeda shooting khan bisa diatur, mau ngambil satu satu atau berupa rentetan shoot. Ada koq pilihannya, nggak kayak kamera HP. Nabung dulu, Mas. Soalnya dana sejuta nanggung banget untuk kamdig.
7 January 2008 pada jam 2:39
maksudnya, kadang khan digicam yang “agak murah” tuh setelah kita ngambil gambar dan ingin ngambil gambar lagi tuh ada loading sekitar beberapa detik. itu sih pengalaman saya menggunakan kamera teman saya, dan saya lupa merek dan seri nya…
apakah untuk canon Powershot A460 ini mengalami hal serupa?
dok saya minta saran juga untuk pilihan beberapa digila camera berikut post link
Tulisan terakhir di blog ridhocyber adalah : Memilih Kamera Digital Bagus dan Murah
7 January 2008 pada jam 2:54
[...] katanya diantara semua jajaran merek kamera digital, canon adalah pilihan terbaik , kata cakwan, blogdokter dll. juga kata si elyudien. siapa mereka? “saya juga tidak tau” saya tau dari om [...]
8 January 2008 pada jam 22:27
@ ridhocyber : Tidak ada, kelemahan yang saya rasakan (mungkin karena sayanya yang tidak bisa ngatur manual) adalah di indoor malam hari. Banyak noise.
11 July 2008 pada jam 21:45
Bisa tolong saya??? Koq Canon PowerShot A460 saya blank yah. Di LCDnya kalo buat shot gelap, ga keliatan apa-apa. tapi kalo cuma buat buka gambar-gambar yang ada di memory card bisa. Apa CCDnya yah? Denger2 katanya kalo service bisa habis jutaan…. trus gimana nih…..
Please help me secepatnya…. MAKASIH
kalau yang ada info, silakan disharing disini. kalo sempet bisa email aja di : cybertech_kbm@yahoo.co.id
Tulisan terakhir di blog Anas adalah : MEMPERCEPAT KINERJA WIN XP
11 July 2008 pada jam 23:25
@ Anas : Kayaknya sih iya CCD-nya kena, hal tersebut pernah saya alami di handycam Sony saya.
22 August 2008 pada jam 12:31
Canon A460 Bisa video recording nggak?
22 August 2008 pada jam 15:11
@Hehe : Bisa.