Varises Musuh Si Kaki Indah

Posted in Info Penyakit on 27 Aug 2007 Cetak

Sulit membayangkan bila melihat kaki indah seorang peragawati dipenuhi oleh tonjolan tonjolan pembuluh darah yang tidak beraturan. Tentu saja hal ini akan menjadi mimpi yang sangat buruk bagi si empunya kaki. Keindahan kakinya akan lenyap diganti oleh tonjolan tonjolan pembuluh darah yang mirip peta aliran sungai. Tidak hanya itu, si pemilik kaki juga akan merasakan rasa pegal yang teramat sangat pada kakinya.

Demikianlah sebagian keluhan yang menghinggapi pasien pasien dengan penyakit Varises. Varises sendiri merupakan pelebaran pembuluh darah balik yang disertai dengan gangguan fungsi katup yang terdapat dalam pembuluh darah tersebut. Jadi, pada Varises tidak hanya terjadi pelebaran pembuluh darah namun juga terjadi gangguan elastisitas dinding pembuluh darah yang pada akhirnya akan menyebabkan terganggunya fungsi katup pembuluh darah balik.

Penyebab pasti dari pelebaran pembuluh darah ini sebenarnya belum diketahui dengan pasti, namun ada beberapa faktor yang dicurigai sebagai faktor resiko terjadinya Varises. Faktor faktor tersebut antara lain kehamilan, berat badan yang berlebihan, peradangan, keturunan, umur tua ataupun pekerjaan tertentu yang kurang gerakan. Varises terutama terjadi pada tungkai, tapi bisa juga terjadi pada vulva, buah pelir, esofagus dan anus.

Varises bisa terjadi tanpa gejala apapun selain gambaran pembuluh darah yang berkelok kelok. Sebaliknya ada pula Varises yang secara fisik bentuknya kecil namun memberikan gejala yang luar biasa. Gejala gejala Varises antara lain :
* Rasa pegal pada kaki yang akan bertambah bila berdiri dalam waktu yang lama dan akan berkurang bila kaki ditinggikan.
* Terkadang timbul koreng atau peradangan pada mata kaki yang susah sembuh.
* Bisa terjadi perdarahan bila kulit diatas Varises tipis dan terbentur/kena trauma.
* Yang paling sering adalah keluhan dari segi kosmetika.

Bila keluhan keluhan diatas mulai dirasakan sangat mengganggu maka disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter bedah atau dokter bedah vaskuler terdekat guna mendapatkan penanganan yang sesuai. Perawatan yang dilakukan pada Varises terdiri dari Perawatan non pembedahan yaitu dengan balutan elastis dari ujung kaki sampai paha dengan maksud memberikan penekanan secara merata untuk membantu aliran darah vena.

Perawatan non bedah lainnya adalah dengan latihan untuk memperkuat otot otot betis misalnya dengan banyak berjalan serta meninggikan kaki pada waktu tidur untuk mengurangi terjadinya pembengkakan. Bila perawatan non pembedahan tersebut gagal, maka dipertimbangkan untuk melakukan perawatan dengan pembedahan. Bila pasien menolak untuk dilakukan operasi maka bisa dilakukan perawatan dengan suntikan sklerotik.


Technorati : , , ,
Del.icio.us : , , ,
Ice Rocket : , , ,
Flickr : , , ,
Zooomr : , , ,
Buzznet : , , ,
Riya : , , ,
43 Things : , , ,

Dibaca sebanyak 1853 kali. Terima kasih.

Merasa terbantu dengan artikel diatas? Mohon peran sertanya disini

Silakan berdiskusi tentang kesehatan disini : www.medisiana.com

Tags: ,


  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Ngeblog dan Berteman.
  • Klik VSI Yusuf Mansur

  • Tulisan Terbaru

  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Konsultasi Online