DM dan Puasa

Posted in Tips Kesehatan on 18 Jul 2007 Cetak

Mungkin bahasan hubungan antara pasien Diabetes Melitus (DM) dengan puasa ini lebih cocok dibahas saat bulan puasa atau Ramadhan, namun karena kebetulan topik ini yang muncul di pikiran malam ini ya langsung di tulis saja, daripada lenyap entah kemana. Jadi harap dimaklumi ya, lagian bulan puasa juga nggak begitu jauh lagi…:)

Seringkali saat menjelang bulan puasa, pasien DM atau keluarga yang kebetulan mempunyai anggota keluarga yang menderita DM sering kebingungan, bagaimana mengatur dosis obat dan mengatur diet penderita DM saat bulan puasa. Kebingungan memuncak tatkala keinginan untuk melaksanakan ibadah puasa begitu tinggi sementara pengetahuan tentang pengaturan diet dan obat anti diabetes saat puasa belum begitu dipahami oleh pasien, jadi tidak sedikit pasien DM yang masuk rumah sakit akibat hipoglikemi atau anjloknya gula darah saat saat bulan puasa.

Sebenarnya menjalani ibadah puasa bagi pasien DM tidak masalah karena sebenarnya yang bisa kita lakukan adalah mengatur pemberian obat sedemikian rupa sehingga tidak menganggu ibadah dan kadar gula dalam darah. Untuk pasien yang kadar gula darahnya berada dalam kondisi terkendali atau stabil di angka normal/mendekati normal dengan cukup pengaturan makanan saja, atau dengan perkataan lain, dengan mengatur asupan makan saja sudah bisa mengendalikan kadar gula darah, pasien bisa langsung menjalankan ibadah puasa. Sedangkan bagi pasien pasien yang mampu mengendalikan kadar gula darahnya dengan hanya menggunakan obat anti diabetes dosis tunggal atau diminum sekali sehari. Obat anti diabetes bisa diberikan pada saat berbuka puasa.

Namun pada pasien yang membutuhkan obat dosis terbagi (diminum 2 kali sehari) untuk mengendalikan kadar gula darahnya maka dianjurkan untuk memberikan dosis obat yang lebih tinggi saat berbuka puasa sedangkan saat sahur diberikan obat dengan dosis lebih kecil. agi mereka yang menggunakan insulin suntik maka dianjurkan menggunakan obat insulin yang lama kerjanya menengah dan disuntik sekali saja saat berbuka puasa.

Khusus untuk pasien yang harus memperoleh insulin dosis kombinasi atau multipel maka dianjurkan untuk tidak menjalankan ibadah puasa saat Ramadhan, karena memang pasien pasien yang masuk golongan ini membutuhkan injeksi obat lebih dari sekali sehari sehingga bisa membatalkan puasanya.

Jadi kesimpulannya, tidak ada halangan bagi mereka mereka yang menderita DM untuk berpuasa selama kadar gula darahnya terkendali dan komplikasi tidak terjadi atau bila terjadi masih dalam tahap yang ringan.


Technorati : , , ,
Del.icio.us : , , ,
Ice Rocket : , , ,
Flickr : , , ,
Zooomr : , , ,
Buzznet : , , ,
Riya : , , ,
43 Things : , , ,

Silakan berdiskusi tentang kesehatan disini : www.medisiana.com

Share |

Baca Juga :

Hajar jahannam, blackstone, hajar sa'adah, tongkat madura, fatloss, pembesar penis !!!

6 Responses to “DM dan Puasa”

  1. andalas says:

    pak dok, penyebab DM itu apa ya? kerusakan pada hati, atau ginjal yang kurang berfungsi dng baik?

    lalu puasa itu sendiri sebenernya punya efek terhadap DM-nya gak dok? *diluar pemberian obat*

    #penyebab DM yang utama ada 2 yaitu gangguan pada pankreas (produsen insulin), dan gangguan sensitifitas jaringan terhadap insulin…DM sangat rawan terjadi hiperglikemi dan hipoglikemi makanya saat puasa kudu diawasi ketat kadar gula darahnya#

  2. rd Limosin says:

    info berharga, kupipes ah…

  3. andalas says:

    gitu ya dok, saya kira DM bisa disebabkan oleh tak berfungsinya hati sebagai tempat cadangan glukosa *dalam bentuk glikogen*. karena menurut yang saya baca katanya glikogen inilah yang nantinya dirubah menjadi glukosa untuk menyeimbangkan kadar gula dalam darah.

    #selanjutnya metabolisme glukosa ke jaringan dipengaruhi oleh insulin…dan insulin di produksi oleh sel beta pankreas…makanya pada pasien DM, glukosa yang ada dalam darah tidak dibakar semua sehingga tetap beredar dalam darah…itu yang menyebabkan kadar gula darah menjadi meningkat#

  4. luchee says:

    walau ditulis gak bulan puasa,tapi saya baca dibulan puasa…jadi bermanfaat juga buat saya….

    teruskan nulisnya ya dok…

  5. Diskand says:

    Dok mau tanya, kalo puasa itu bagus ga sih untuk penderita pra diabetes?

  6. bambangmp says:

    dok, met sore,
    terkait DM nih dok, saya hasil tes darah gak ada angin gak ada topan kok tiba2 divonis saya kena DM, saya tanya indikasinya apa ? karena kadar gula pp 2 jam saya 260, kadar gula puasa 221, masih gak yakin nih dok, emang gejala klinis Dm itu apa sih dok ? tks

Leave a Reply


  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Pencarian Kustom