Campak (Measles)

Kategori Info Penyakit pada 31 Mar 2007

Campak merupakan nama yang tidak asing lagi bagi para ibu yang mempunyai bayi berusia 9 bulan. Ya, karena pada umur 9 bulan atau tepatnya 8 sampai 9 bulan, bayi akan mendapatkan imunisasi campak yang merupakan salah satu imunisasi wajib pada bayi untuk mencegah bayi terkena penyakit campak.

Campak merupakan penyakit yang sangat menular terutama menyerang anak anak, walaupun pada beberapa kasus juga dapat menyerang orang dewasa. Pada anak anak dengan keadaan gizi buruk ditemukan kejadian campak dengan komplikasi yang fatal atau berpotensi menyebabkan kematian. Sebelum vaksinasi campak digunakan secara meluas, wabah campak terjadi setiap 2-3 tahun, terutama pada anak-anak usia pra-sekolah dan anak-anak SD. jika seseorang pernah menderita campak, maka seumur hidupnya dia akan kebal terhadap penyakit ini.

Penyebab dari penyakit ini adalah infeksi virus Rubella, oleh karena itu campak juga sering disebut Demam Rubella. Virus ini sangat menular terutama pada anak anak dengan daya tahan tubuh yang buruk. Virus masuk ke dalam tubuh melalui perantara udara yang berasal dari batuk, bersin atau kotoran tangan penderita campak. Penderita dapat menularkan infeksi ini dalam waktu 2-4 hari sebelum rimbulnya ruam kulit dan selama ruam kulit ada.

Membedakan penyakit campak dengan penyakit demam yang lain tidaklah terlalu sulit. Pada penderita campak akan ditemuka demam yang tinggi (paling tinggi dicapai setelah 4 hari), bintik putih pada bagian dalam pipi di sebelah depan gigi geraham, mata merah dan berair, tenggorokan sakit, pilek, batuk yang khas kering dan keras. Pada beberapa anak terdapat muntah-muntah dan diare, bintik yang khas ini muncul di belakang telinga, menyebar ke muka kemudian ke seluruh badan.

Komplikasi yang timbul pada penyakit ini merupakan penyebab kematian utama pada campak. Komplikasi itu antara lain : Infeksi telinga bagian tengah, Bronkhitis (infeksi saluran pernafasan bagian bawah), Pneumonia (infeksi paru-paru), Encephalitis (radang otak).

Mengerikan bukan? Seperti penyakit penyakit lainnya, pada penyakit campak pun ada beberapa hal yang bisa kita lakukan sebelum ke dokter. Tindakan tindakan itu antara lain : tinggal dirumah sampai penyakit tidak menular lagi, istirahat dan minum banyak cairan, minum obat anti demam, minum obat batuk. Bila menderita sakit telinga, keluar cairan dari telinga, demam terus-menerus, kejang-kejang atau mengantuk segera ke dokter.

Saat tiba di tempat dokter, penderita campak akan diberikan beberapa tindakan medis guna mencegah komplikasi tetapi bila sudah terdapat komplikasi maka akan dilakukan upaya upaya untuk mengobati komplikasi yang ada. Bila dokter merasa bahwa penderita memerlukan perawatan lebih lanjut maka dokter dapat merujuk pasien ke rumah sakit terdekat.

Akhir kata, semoga bermanfaat…;)

Baca Juga :

Trackback URI | Comments RSS

6 komentar untuk “ Campak (Measles) ”

  1. # 1 Evy Berkomentar:

    Imunisasinya klo menurut dokter efektif ga dok? Tetep kena tapi ga parah gitu ya dok?

  2. # 2 imcw Berkomentar:

    #Evy#
    imunisasi campak merupakan imunisasi yang cukup efektif, setelah terimunisasi maka si anak akan kebal terhadap campak seumur hidupnya…begitu pula anak yang sudah kena campak maka anak tersebut tidak akan menderita campak lagi…

  3. # 3 Haryowidjojo Berkomentar:

    imunisasi kata posyandu perlu lebih dari skali, bener dok?

  4. # 4 putu Berkomentar:

    kalau morbili itu jenis campak yg gimana ya dok ?

    #morbili adalah campak dalam dosis ringan…secara kasarnya dapat disebut demikian#

  5. # 5 Rei Berkomentar:

    halo dok. mau tanya nih. anak saya (9 bln) sekitar 12 hari lalu dapat vaksin campak. katanya efek sampingnya bisa demam dan kemudian timbul ruam merah, tapi hilang sendiri. Mulai 3 hari lalu, dia agak hangat/demam, lalu batuk/flu, lalu besoknya mulai keluar bentol2 merah seperti digigit nyamuk, tapi belum jelas dan banyak. Besoknya (kemarin), setelah kami bawa ke dokter untuk mengobati batuk/flunya, di badannya kelihatan bercak-bercak merah. Tidak menetap, jadi kalau timbul di tangan, malamnya sudah hilang, lalu timbul di pipi. kami tanya ke dokternya, dibilang mungkin adalah virus flunya. Atau, karena anak kami ada bawaan alergi, itu adalah reaksi alergi terhadap ikan salmon (baru mulai diberi makan 2 hari lalu). Saya agak takut kalau yang dialami itu adalah campak betulan. Bagaimana menurut dokter? Thanks

  6. # 6 imcw Berkomentar:

    @Rei : Coba kontrol ke dokter, Bu. Menurut saya sih anaknya mengalami gejala flu dan bukan campak.

Tinggalkan sebuah komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag ini : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.

  • Pencarian Kustom